20 November 2009

Konsep dan Dasar Pemasaran / Marketing Conceptual Framework-Sebuah Konsep

DASAR-DASAR PEMASARAN

 

Pemasaran menyentuh kita semua, dalam kehidupan sehari-hari. Kita bangun dan mendengar jam alarm radio Panasonic, yang memainkan lagu Lionel Richie lalu disusul iklan komersial liburan ke Bahamas oleh United Airlines. Kita memasuki kamar mandi lalu gosok gigi dengan tapal gigi Colgate, berkumur dengan Scope, bercukur dengan Gilette, dan menggunakan kosmetika lainnya yang dihasilkan pabrikan di seluruh dunia. Kita mengenakan Jeans Levi's dan sepatu Nike. Kita memasuki dapur lalu minum sari jeruk Minute Maid dan menuangkan susu Borden ke dalam semangkok Kelog's Rice Krispies. Selanjutnya minum segelas kopi Maxwell house dengan dua sendok gula Domino, sementara itu kita menguyah sepotong kue Sara Lee. Kita makan jeruk yang ditanam di California, kopi yang diimport dari Brazilia, surat kabar yang merupakan hasil bubur kayu Kanada, dan warta berita yang datang dari daerah lain sejauh Australia.

Sistem pemasaran telah memungkinkan semuanya ini, dengan usaha yang tidak begitu besar di pihak kita. Pemasaran telah memberikan kita suatu standard hidup yang tidak pernah terbayangkan oleh nenek moyang kita.

Pemasaran telah menjadi faktor kunci suksesnya bisnis. Dan hal ini harus dipahami bukan dalam pengertian lama mengenai penjualan – menjual – tetapi harus dalam pengertian yang baru, yakni pemenuhan kebutuhan pelanggan – pemasaran. Perusahaan-perusahaan masa kini makin banyak menghadapi persaingan ketat dan canggih, dan yang akan keluar sebagai pemenang adalah mereka yang paling pandai membaca keinginan pelanggan dan memberikan nilai tertinggi kepada pelanggan sasaran mereka. Di pasar akan terlihat perbedaan antara pemasar amatir dan pemasar profesional – dari keterampilan mereka di bidang pemasaran.

 

•  APAKAH PEMASARAN ITU ?

Apakah arti istilah pemasaran ? Sebagian besar orang mengidentikkan pemasaran secara keliru dengan penjualan dan promosi. Dan tidak mengherankan! Kita setiap hari dibombardir dengan iklan dagang melalui televisi, iklan surat kabar, surat langsung, dan kunjungan para penjual. Setiap orang selalu mencoba menjual sesuatu.

Penjualan hanyalah “ the tip of the marketing iceberg ”. Penjualan hanyalah salah satu dari berbagai fungsi pemasaran, dan seringkali bukan merupakan bagian terpenting. Kalau pemasar melakukan pekerjaan yang baik untuk mengidentifikasikan kebutuhan konsumen, mengembangkan produk dan menetapkan harga yang tepat, mendistribusikan dan mempromosikannya secara efektif, maka akan sangat mudah menjual barang-barang tersebut.

Pemasaran didefinisikan sebagai berikut:

Pemasaran adalah proses sosial dan manajerial dengan mana seseorang atau kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan dan pertukaran produk dan nilai.

Definisi pemasaran ini didasarkan pada konsep-konsep inti berikut: Kebutuhan, keinginan dan permintaan; produk; utilitas, nilai dan kepuasan; pertukaran, transaksi, dan hubungan; pasar; pemasaran dan pemasar.

 



KEBUTUHAN, KEINGINAN DAN PERMINTAAN

Titik tolak bagi disiplin pemasaran terletak pada kebutuhan dan keinginan manusia. Manusia membutuhkan makanan, udara, air dan pakaian serta rumah agar dapat tetap hidup. Di luar itu, mereka juga mempunyai keinginan yang kuat akan rekreasi, pendidikan dan layanan-layanan lain. Mereka mempunyai preferensi yang kuat terhadap bentuk tertentu dari barang dan jasa pokok.

Kita dapat membedakan antara kebutuhan, keinginan dan permintaan. Kebutuhan manusia adalah suatu keadaan dirasakannya ketiadaan kepuasan dasar tertentu . Orang membutuhkan pangan, sandang, rumah, rasa aman, rasa memiliki, harga diri dan lain-lain untuk tetap hidup. Kebutuhan-kebutuhan ini tidak diciptakan oleh masyarakat atau oleh para pemasar; kebutuhan ini sudah ada dan terlekat dalam tubuh dan kondisi manusia.

Keinginan adalah kehendak yang kuat akan pemuas spesifik terhadap kebutuhan-kebutuhan yang lebih mendalam tadi . Orang Indonesia membutuhkan makanan dan menginginkan nasi, orang Amerika membutuhkan makanan dan menginginkan hamburger. Pada masyarakat lain, kebutuhan-kebutuhan dipuaskan dengan cara yang berbeda: di Indonesia bagian Timur (Maluku) misalnya, rasa lapar dipuaskan dengan makan sagu, orang Bali memuaskan kebutuhan mereka akan busana dengan pakaian khas di sana, kebutuhan akan penghargaan dipuaskan dengan mengenakan kalung mutiara. Kebutuhan manusia sangat sedikit, keinginan merekalah yang sangat banyak. Keinginan manusia terus menerus dibentuk oleh kekuatan dan lembaga-lembaga kemasyarakatan seperti mesjid, gereja, sekolah, keluarga dan perusahaan-perusahaan bisnis.

Permintaan adalah keinginan akan produk yang spesifik yang didukung dengan kemampuan dan kesediaan untuk membelinya. Keinginan berubah menjadi permintaan bilamana didukung dengan daya beli.

Perusahaan karenanya harus mengukur bukan saja berapa banyak orang yang menginginkan produk mereka tetapi, lebih penting lagi, berapa banyak yang secara nyata bersedia dan mampu membelinya. Pemasar tidak menciptakan kebutuhan; kebutuhan sudah ada sebelum pemasar. Para pemasar, bersama dengan pembawa pengaruh (influencer) lainnya dalam masyarakat, mempengaruhi keinginan.

 

PRODUK

Manusia memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka dengan produk. Secara luas produk didefinisikan sebagai sesuatu yang dapat ditawarkan kepada seseorang untuk memuaskan suatu kebutuhan dan keinginan . Konsep produk tidak terbatas pada benda-benda fisik saja. Segala sesuatu, apa saja yang berkemampuan untuk memenuhi kebutuhan – dapat dinamakan produk. Kita biasanya menggunakan istilah barang dan jas a untuk membedakan antara objek fisik dengan objek yang tak berwujud (intangible). Dalam produk fisik, kepentingannya juga meliputi penggunaanya (jasa yang dapat diberikannya). Kita membeli mobil bukan sekedar untuk dipandangi saja melainkan karena mobil tersebut menyediakan jasa angkutan. Jadi produk fisik sebenarnya hanyalah wahana yang memberikan jasa (pelayanan) kepada kita.

Di samping barang dan jasa, termasuk produk adalah manusia, tempat, organisasi, kegiatan dan gagasan/ide . Seorang konsumen memutuskan hiburan apa yang akan ditontonnya di layar televisi, memilih tempat liburan, organisasi mana yang akan disumbang dan gagasan apa yang akan didukung. Istilah produk nampaknya kurang lazim pada saat-saat tertentu dan karena itu kita dapat menggantinya dengan istilah pemuas ( satisfier ), sumberdaya ( resource ) atau tawaran ( offer ).

 

UTILITAS, NILAI DAN KEPUASAN

Bagaimana konsumen memilih di antara produk-produk yang mungkin memuaskan suatu kebutuhan tertentu?

Konsumen memandang produk sebagai seuntaian manfaat dan memilih produk yang memberikan untaian yang paling baik bagi uang mereka. Jadi, sebuah mobil Toyota melambangkan pengangkutan pokok, harga beli yang murah, hemat BBM. Sebuah mobil Mercedes membawa kenyamanan, kemewahan, dan status. Orang memilih produk yang atribut-atribut gabungannya memberikan kepuasan yang sebesar-besarnya sesuai dengan keinginan dan sumberdaya mereka.

Konsep pedomannya adalah utilitas (nilai kegunaan). Seseorang akan memperkirakan utilitas dari masing-masing produk dalam memenuhi kebutuhannya. Ia dapat menyusun peringkat produk-produk mulai dari yang paling memenuhi kebutuhan sampai yang paling kurang memenuhi kebutuhan. Utilitas adalah taksiran konsumen mengenai kapasitas keseluruhan suatu produk untuk memuaskan kebutuhannya .

Karena setiap produk mempunyai harga tertentu, maka seseorang akan mempertimbangkan utilitas dan harga produk sebelum menentukan pilihan. Ia akan memilih produk yang menghasilkan utilitas paling besar per rupiah yang dikeluarkannya jika ia orang yang rasional, yang berusaha memaksimalkan utilitas. Ia akan berusaha memaksimalkan nilai, yaitu utilitas per rupiah (atau per dolar).

Bila kita mengatakan bahwa sebuah produk mempunyai nilai yang lebih baik daripada yang lain, maka yang kita maksudkan adalah bahwa produk tersebut mempunyai harga yang lebih tinggi. Jadi walaupun sebuah Mercedes mungkin menawarkan utilitas lebih banyak kepada seorang konsumen (lebih cepat sampai ke tujuan, lebih jarang rusak, dan sebagainya), nilainya barangkali lebih kecil ketimbang, misalnya Toyota.

 

PERTUKARAN, TRANSAKSI DAN HUBUNGAN

Pemasaran timbul bilamana orang memutuskan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginannya melalui pertukaran (exchange). Pertukaran adalah tindakan untuk memperoleh suatu objek yang diinginkan seseorang dengan menawarkan sesuatu sebagai gantinya. Pertukaran hanyalah satu di antara sekian banyak cara yang digunakan orang untuk memperoleh suatu objek yang dinginkannya. Sebagai contoh, orang yang merasa lapar dapat memperoleh makanan dengan berburu, memancing, atau mengumpulkan buah-buahan. Dia juga dapat meminta atau mengambil makanan orang lain. Yang terakhir, dia dapat mempertukarkannya dengan uang, dengan barang lain, atau dengan jasa.

Pemasaran muncul dari cara terakhir untuk memperoleh produk. Pertukaran adalah konsep yang jelas yang mendasari pemasaran.

Untuk terjadinya suatu pertukaran, beberapa syarat harus terpenuhi:

•  Terdapat sedikitnya dua pihak.

•  Masing-masing pihak mempunyai sesuatu yang mungkin bernilai bagi pihak lain.

•  Masing-masing pihak mampu berkomunikasi dan menyampaikan pesan.

•  Masing-masing pihak bebas untuk menerima atau menolak penawaran.

•  Masing-masing pihak percaya bahwa memang tepat atau diperlukan untuk berhubungan dengan pihak lainnya.

 

Pertukaran harus dipandang lebih sebagai suatu proses ketimbang kejadian. Dua pihak dikatakan terlibat dalam pertukaran jika mereka bernegosiasi dan bergerak ke arah suatu kesepakatan. Jika kesepakatan tercapai, kita mengatakan bahwa suatu transaksi terjadi. Transaksi merupakan perdagangan nilai-nilai di antara dua pihak . Dalam transaksi A memberikan X kepada B dan menerima Y sebagai imbalannya. Sebagai contoh:, anda membayar Rp 1.200.000, - kepada National Gobel untuk membeli sebuah pesawat televisi berwarna. Ini adalah transaksi moneter klasik, tetapi tidak semua transaksi melibatkan uang. Dalam suatu transaksi barter, anda memberikan kulkas anda yang lama kepada salah seorang tatangga dan sebagai gantinya anda menerima sebuah pesawat televisi bekas pakai. Lima situasi pertukaran yang umum dikenal adalah:

•  Transaksi komersial (penjual menawarkan barang atau jasa kepada pembeli untuk memperoleh uang)

•  Transaksi pekerjaan (pihak majikan/pemberi pekerjaan menawarkan gaji dan tunjangan kepada karyawan sebagai imbalan jasa produktif karyawan tersebut sebagai hasil dari waktu, tenaga dan keterampilannya)

•  Transaksi untuk kepentingan umum (civil transaction), contoh: kepolisian menyediakan layanan perlindungan kepada masyarakat sebagai imbalan atas pajak yang dibayar dan kerjasama mereka.

•  Transaksi keagamaa, contoh: mesjid, gereja, klenteng dan lain-lain memberikan layanan kepada para anggota jemaahnya sebagai imbalan atas sumbangan mereka berupa uang dan waktu.

•  Transaksi amal, contoh: organisasi amal mengucapkan terima kasih serta rasa telah berbuat kebaikan kepada para penyumbang yang telah menyumbangkan uang dan waktunya.

 

Pemasaran transaksi adalah bagian dari gagasan yang lebih besar, yaitu pemasaran hubungan (relationship marketing). Pemasar yang cerdik akan berusaha membina hubungan “ win-win ” jangka panjang dan saling mempercayai dengan pelanggan, distributor, penyalur dan pemasok..

Hasil akhir dari relationship marketing adalah terbinanya aktiva (asset) perusahaan yang unik yaitu jaringan pemasaran (marketing network). Jaringan pemasaran terdiri dari perusahaan penjual dengan perusahaan lain dimana terbina suatu hubungan bisnis yang erat dan dapat diandalkan.

 

PASAR

Konsep pertukaran membawa kita kepada konsep pasar.

Pasar terdiri dari semua pelanggan potensial yang mempunyai kebutuhan atau keinginan tertentu yang mungkin bersedia dan mampu melibatkan diri dalam suatu pertukaran guna memuaskan kebutuhan atau keinginan tersebut.

Jadi ukuran pasar tergantung pada jumlah orang yang mempunyai kebutuhan, mempunyai sumber daya (produk) yang menarik bagi pihak lain dan bersedia menawarkan sumber daya ini dalam pertukaran untuk memperoleh apa yang mereka inginkan.

Di masyarakat maju, pasar tidak harus berbentuk tempat fisik di mana pembeli dan penjual bertemu. Dengan komunikasi dan angkutan modern, maka seorang pedagang dapat mengiklankan produk pada televisi sore hari, menerima pesanan dari ratusan konsumen melalui telpon, dan mengirimkan barang kepada pembeli pada kesesokan harinya tanpa harus bertemu secara fisik dengan pembeli.

Sebuah pasar dapat timbul di sekitar sebuah produk, sebuah jasa atau lainnya yang bernilai. Sebagai contoh, sebuah pasar tenaga kerjja, terdiri dari orang-orang yang mau menawarkan tenaga mereka untuk mendapatkan upah atau produk.

 

PEMASAR DAN PEMASARAN

Konsep pasar membawa kita kepada kebulatan yang lengkap tentang konsep pemasaran. Pemasaran adalah semua kegiatan manusia yang dilakukan dalam hubungannya dengan pasar. Pemasaran berarti bekerja dengan pasar guna mewujudkan pertukaran potensial untuk kepentingan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.

Jika satu pihak lebih aktif dalam mengusahakan terjadinya pertukaran dibandingkan pihak lainnya, kita menamakan pihak pertama sebagai pemasar dan pihak kedua sebagai prospek (calon pembeli). Pemasar adalah seseorang yang mencari sumber daya dari orang lain dan bersedia menawarkan sesuatu yang bernilai sebagai imbalannya .

 

MANAJEMEN PEMASARAN

Untuk menanggapi proses pertukaran diperlukan sejumlah besar usaha dan keterampilan.Organisasi mempunyai tingkat permintaan yang diinginkan untuk produknya. Pada suatu saat tertentu, mungkin tidak ada permintaan, permintaan yang cukup, permintaan yang tidak teratur, atau terlalu banyak permintaan, dan manajemen pemasaran harus mencari jalan untuk mengatasi keadaan permintaan yang berbeda-beda ini.

Disini kita akan menggunakan definisi (manajemen) pemasaran yang disahkan pada tahun 1985 oleh Asosiasi Pemasaran Amerika (American Marketing Association):

(Manajemen) pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi penetapan harga, promosi dan distribusi gagasan, barang dan jasa untuk menghasilkan pertukaran yang memenuhi sasaran-sasaran perorangan dan organisasi .

 

ORIENTASI PERUSAHAAN TERHADAP PASAR

Ada lima konsep yang dapat merupakan dasar pelaksanaan kegiatan pemasaran suatu organisasi:

•  Konsep Produksi

Menyatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia dan selaras dengan kemampuan mereka dan oleh karenanya manajemen harus berkonsentrasi pada peningkatan efisiensi produksi dan efisiensi distribusi.

Asumsi bahwa konsumen terutama tertarik pada ketersediaan produk dan harga yang murah berlaku setidak-tidaknya dalam dua situasi:

•  situasi dimana permintaan akan produk melebihi penawaran (supply) yang ada, sehingga karenanya para pelanggan lebih tertarik untuk memperoleh produk itu sendiri ketimbang nilainya.

•  situasi dimana biaya produk tinggi dan harus diturunkan melalui peningkatan produktivitas guna memperluas pasar.

 

•  Konsep Produk

Menyatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu, performansi dan cirri-ciri yang terbaik. Para manajer dalam organisasi yang berorientasi pada produk ini memusatkan usaha mereka untuk menghasilkan produk yang baik dan terus menerus menyempurnakannya.

Konsep produkmenyebabkan “kepicikan pemasaran” (marketing myopia), yaitu perhatian yang berlebihan kepada produk dan bukan kepada kebutuhan pasar.

 

•  Konsep Penjualan

Menyatakan bahwa konsumen, jangan dibiarkan begitu saja, organisasi harus melaksanakan upaya penjualan dan promosi yang agresif.

Konsep ini menganggap bahwa konsumen biasanya menampakkan keengganan membeli dan harus dipikat agar membeli lebih banyak, dan bahwa perusahaan harus menggunakan serangkaian alat penjualan dan promosi yang efektif guna merangsang pembelian dalam jumlah yang lebih banyak.

Konsep penjualan paling agresif diterapkan untuk “barang yang tidak dicari”yaitu barang-barang yang biasanya tidak pernah terpikir untuk dibeli oleh orang, seperti polis asuransi, ensiklopedia dan tanah pemakaman.

 

•  Konsep Pemasaran

Menyatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.

Konsep pemasaran bersandar pada empat tiang utama, yaitu:

•  Fokus Pasar: Tidak ada perusahaan yang dapat beroperasi di semua pasar dan memenuhi semua kebutuhan. Perusahaan akan berhasil baik bilamana mereka menetapkan batas pasarnya secara cermat. Mereka akan berhasil baik bilamana mereka mempersiapkan program pemasaran yang sesuai untuk masing-masing pasar sasaran.

•  Orientasi kepada pelanggan: Pemikiran yang berorientasi kepada pelanggan mengharuskan perusahaan untuk secara cermat menentukan kebutuhan pelanggan dari sudut pandang pelanggan, bukan dari sudut pandangnya sendiri.

•  Pemasaran Terpadu: bermakna dua hal yaitu:

•  berbagai fungsi pemasaran – armada penjualan, periklanan, riset pemasaran dan lain-lain harus terkoordinasi.

•  Pemasaran harus terkoordinasi secara baik dengan bagian-bagian lain dari perusahaan.

•  Kemampulabaan (profitability): Kegunaan konsep pemasaran adalah membantu organisasi mencapai tujuan mereka, yang untuk perusahaan swasta adalah laba. Sekarang yang merupakan kunci bukanlah mengejar laba sekedar untuk laba, melainkan mencapainya sebagai hasil sampingan dari pekerjaan yang dilakukan dengan baik.

 

Kebanyakan perusahaan tidak benar-benar menjalankan atau menganut konsep pemasaran sampai mereka dipaksa oleh keadaan, seperti berikut ini:

•  Penurunan Penjualan

•  Pertumbuhan yang lambat

•  Perubahan pola pembelian

•  Peningkatan persaingan

•  Meningkatnya belanja pemasaran

 

KONSEP PEMASARAN SOSIAL

Konsep ini berpendapat bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien daripada para pesaing dengan tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.

Konsep pemasaran social mengajak para pemasar untuk membuat keseimbangan diantara tiga pertimbangan dalam menetapkan kebijakan pemasaran mereka, yaitu laba perusahaan, pemuasan keinginan konsumen dan kepentingan masyarakat.



"Data kuliah[dot]tk" ini dibuat untuk memberikan kepuasan kepada orang-orang yang haus akan ilmu. Jika kamu orangnya, silahkan menikmati web ini dengan mendownload tutorial dan bahan-bahan kuliah lainnya.

Kamu juga bisa menikmati pembelajaran Online melalui Bahan Ekonomi|Akuntansi dan Belajar TOEFL iBT
. Thanks.
Best Regards: Setiawantw

Anda boleh menggunakan sumber / materi dari:

Konsep dan Dasar Pemasaran / Marketing Conceptual Framework-Sebuah Konsep

Terima kasih jika Anda mencantumkan / melinkback halaman:

http://datakuliah.blogspot.com/2009/11/konsep-dan-dasar-pemasaran-marketing.html

untuk bahan referensi atau Daftar Pustaka Anda dalam pembuatan karya ilmiah, karya tulis, maupun makalah.

Tapi jika anda merasa terganggu dengan linkback Datakuliah.tk karena blog ini tidak berharga bagi Anda, Anda tetap boleh meng-COPYPASTE seluruh atau sebagian artikel ini tanpa linkback, terima kasih Anda menyukai artikel di Materi Data Kuliah Gratis | Jurnal Artikel | Akuntansi | Manajemen: Konsep dan Dasar Pemasaran / Marketing Conceptual Framework-Sebuah Konsep. Anda dapat mencari keseluruhan isi di Daftar Isi DataKuliah

o komentar

Post a Comment

Just refresh your mind..
Komentar terbuka demi kemajuan bangsa..

Permintaan modul-modul kuliah, pembahasan materi, dan materi kuliah gratis ataupun sebagainya dalam bentuk word (.doc), powerpoint (.ppt), atau slide lainnya, dapat disampaikan lewat komentar ini.
Jika saya tidak memilikinya, jangan menunggu balasan saya ya. Googling dahulu sebelum membeli.. hahaha

Ingat, orang yang maju adalah yang berpikiran terbuka terhadap masukan dan saran...
Tips Berkomentar yang baik:
Pilih Identitas Anda:

Google/Blogger : Khusus yang punya Account Blogger.

Name/URL : Jika tidak punya account blogger namun punya alamat Blog atau Website. (jika tidak punya, kosongkan saja URL-nya)

Anonim : Jika tidak ingin mempublikasikan profile anda (tidak disarankan).

Ingat nie!! Tolong bangetzzz, dilarang nyepam, hal yang berkaitan SARA dan penghinaan lainnya. Sopan santun dunia perBlogging-an tetap harus dijaga,Oce..)!!

Tukeran link ada di Tukeran Link Materi Data Kuliah

Artikel NgeTOP

DataKuliah

Komentar Teranyar

My Profile

Seseorang yang mau berbagi seputar dunia akuntansi, manajemen, blogging tips; yang nantinya dapat digunakan bagi rekan-rekan sekalian guna referensi belajar, skripsi, bahan / tugas kuliah.
Semoga dapat membantu...! Share FIRST, Take LATER..!!!
Bagi rekan yang mau mengetahui tentang saya, silakan ke halaman About Me.

  ©Updated by Download Soal dan Materi Kuliah Online | SEO Company UK | Watch Free Movies Online

TOPO