25 September 2009

IMPLEMENTASI Strategi dan Pembuatan Keputusan BISNIS

Pengantar oleh Data Kuliah Crews:


IMPLEMENTASI STRATEGI DAN PEMBUATAN KEPUTUSAN
 
 

IMPLEMENTASI STRATEGI DAN PEMBUATAN KEPUTUSAN
 
Perumusan strategi menjadi dasar untuk melihat alternative strategi utama untuk mengarahkan manajer dan staff perencana dalam proses perencanaan strategi organisasi. Strategi organisasi yang sukses ditetapkan sebagai langkah untuk menghadapi perubahan lingkungan tidak akan mencapai sukses tanpa implementasi yang melibatkan seluruh sumber daya organisasi.
 
Manajer merupakan orang yang akan selalu terlibat dalam pembuatan keputusan. Apakah keputusan-keputusan besar atau kecil, sementara atau keputusan rutin, merupakan tanggung jawab manajer yang harus dibuat sebagai pilihan untuk menyelesaikan masalah organisasi. Suatu keputusan merupakan sebuah pilihan diantara alternative cara bertindak berkaitan dengan sebuah permasalahan.
 
•  Perumusan Strategi
 
Tidak ada strategi berarti tidak ada permasalahan yang dapat dirumuskan dengan baik. Perumusan strategi dalam organisasi pada tingkat korporasi dilakukan dengan pendekatan perencanaan portofolio, perencanaan yang didesain untuk membantu manajer menginvestasikan sumber daya organisasi dalam persaingan bisnis, termasuk membantu bauran lini produk dan unit bisnis. Tujuan strategi portofolio adalah menentukan bauran investasi yang terbaik untuk mencapai sasaran organisasi. Strategi tingkat perusahaan dalam multi bisnis atau multi produk yang membantu memutuskan untuk menerapkan strategi pertumbuhan, strategi pengurangan atau strategi stabilitas.
 
Pendekatan portofolio yang terkenal adalah BOSTON CONSULTING GROUP (BCG) . Pendekatan yang merumuskan strategi dengan analisis kesempatan bisnis berdasarkan tingkat pertumbuhan pasar dan pangsa pasar. Pendekatan dengan hasil perbandingan sebagai berikut :
 
Bintang (star) = pangsa pasar tinggi, pertumbuhan bisnis rendah
Sapi kas (cash cow) = pangsa pasar tinggi, pertumbuhan bisnis rendah
Tanda tanya (question mark) = pangsa pasar rendah, pertumbuhan bisnis tinggi
Anjing (dog) = pangsa pasar rendah, pertumbuhan bisnis rendah
 
Unit bisnis organisasi yang berada dalam posisi bintang menunjukkan produk yang menghasilkan laba tinggi melalui penetrasi pasar (pemimpin pasar) dan ekspansi pasar. Strategi yang dapat dilakukan adalah pertumbuhan dengan menambah sumber daya dan membangun bisnis selanjutnya berdasarkan proyeksi pasar.
 
Unit bisnis dalam posisi tanda tanya menunjukkan produk tidak banyak menghasilkan laba tetapi dapat bersaing cepat dalam pertumbuhan pasarnya. Terdapat harapan pertumbuhan tetapi resiko kelangsungan hidup terhadap investasi selanjutnya tidak akan meningkatkan pangsa pasar. Strategi yang sebaiknya dilakukan adalah target pertumbuhan untuk beberapa unit bisnis dan pengurangan untuk lainnya dengan menggunakan sumber daya untuk mencapai perubahan positif dan menariknya bila kelihatan kurang baik.
 
Unit bisnis-unit bisnis yang berada pada posisi sapi kas berarti juga sapi perah dengan produk menghasilkan laba besar dan arus kas yang banyak, namun kesempatan pertumbuhan pasar kecil maka strategi yang tepat stabilitas atau pertumbuhan yang sedang. Sapi perah menghasilkan kas yang dapat digunakan untuk mendukung investasi pada unit bisnis posisi tanda tanya dan bintang. Unit bisnis pada posisi anjing memiliki laba yang rendah dan menunjukkan perkembangan yang kecil di masa mendatang. Strategi yang tepat dilakukan pengurangan pelepasan, menjual, melikuidasi untuk mengeliminir kurangnya sumber daya.
 
Ada beberapa strategi tingkat unit bisnis yang terkenal, namun yang akan dibahas disini adalah pendekatan strategi Porter yang dikenal dengan sebutan model strategi bersaing (competitive strategies model), strategi yang memberi perhatian khusus terhadap organisasi dan lingkungan persaingan potensial. Pendekatan Porter dimulai dengan analisis lingkungan organisasi dalam proses perencanaan strategis (menggunakan analisa SWOT) : straight weaknesses, opportunities, dan treath. Yaitu analisa kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman lingkungan organisasi. Menilai seberapa besar SWOT yang dihadapi organisasi dengan melihat lebih kepada tekanan yang dihadapi perusahaan dalam persaingan. Tekanan dalam bentuk ancaman terhadap masuknya pesaing baru, kekuatan bargaining supplier, kekuatan bargaining pelanggan, produk subtituasi dan persaingan antar perusahaan dalam pasar.
 
Dengan analisa SWOT (straight weaknesses, opportunities, dan treath) dengan menyusun kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan serta menganalisa factor-faktor peluang dan ancaman yang dihadapi diperoleh referensi tentang kekuatan dan kelemahan dan peluang serta ancaman organisasi dibandingkan pesaingnya.
 
Tiga strategi jenerik organisasi yang disarankan Porter adalah sebagai berikut :
 
•  Diferensiasi (differentiation) : membedakan produk perusahaan dari para pesaingnya, berusaha mendapatkan keunggulan kompetitif dengan keunikkannya. Mengembangkan produk yang jelas berbeda dari pesaingnya. Strategi ini membutuhkan kekuatan pemasaran perusahaan, penelitian dan pengembangan, kepemimpinan teknologi dan kreativitas. Sasarannya adalah pelanggan yang loyal dan kehilangan rasa tertarik pada produk pesaing. Kesuksesan strategi ini tergantung pada persepsi konsumen tentang kualitas dan keunikan produk perusahaan.
 
•  Kepemimpinan biaya (cost leadership) : meminimumkan biaya operasi agar lebih efisien dibanding para pesaing, strategi yang berusaha mengembangkan efisiensi produksi, distribusi dan system organisasi lainnya secara terus-menerus. Sasarannya menurunkan biaya disbanding pesaing untuk mendapatkan laba yang tinggi. Kesuksesan penghematan dan pengendalian manajerial dengan tidak mengabaikan kualitas.
•  Fokus (focus) : mengkonsentrasikan untuk melayani pasar khusus atau kelompok pelanggan tertentu dengan sasaran untuk melayani kebutuhan pelanggan lebih baik dibanding pesaing. Dalam strategi focus dibutuhkan keinginan untuk berkonsentrasi dan kemampuan untuk menggunakan sumber daya untuk suatu keuntungan khusus dengan focus pada kelompok pelanggan yang jelas, wilayah geografis atau lini produk.
 
•  Implementasi Strategi
 
Strategi yang telah dirumuskan akan berhasil dengan implementasi. Implementasi strategi efektif tergantung pada komitmen penuh dari seluruh manajer untuk mendukung dan mengarahkan inisiatif strategi pada bidang tanggung jawab masing-masing. Keberhasilan implementasi strategi perlu dukungan semua sumber daya yang diperlukan strategi tersebut. Ini semua meliputi proses manajemen secara lengkap yakni perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian penggunaan seluruh sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan.
 
Tidak semua strategi dirumuskan dengan jelas dan dimplementasikan tahap demi tahap. Strategi mempunyai bentuk, perubahan dan pengembangan sepanjang waktu. Quin menyebutkan bahwa proses peningkatan logika ketika manajer perlu melakukan penyesuaian strategi berdasarkan proses belajar dan pengalaman. Dalam hal ini manajer efektif harus mempunyai kapasitas untuk tetap focus pada sasaran jangka panjang dan tetap fleksibel menghadapi masalah-masalah jangka pendek dan kesempatan-kesempatan yang terjadi. Menurut Mintzberg bahwa strategi darurat yaitu strategi yang berkembang sevara progresif dalam urutan keputusan yang dibuat manajer saat belajar dan merespon situasi kerja.
 
Kegagalan pelaksanaan strategi yang telah ditetapkan mungkin terjadi. Hal yang dapat menghambat implementasi strategi yakni kegagalan pokok seperti analisa lingkungan yang buruk dan kegagalan proses seperti kurangnya partisipasi anggota organisasi yang berkepentingan dalam proses perencanaan.
 
•  Bagaimana Manajer Menghadapi Masalah
 
Sebuah masalah merupakan perbedaan antara keadaan yang terjadi dengan yang diinginkan. Sebuah masalah membutuhkan penyelesaian masalah melalui suatu keputusan, keputusan merupakan sebuah pilihan diantara alternative cara bertindak untuk berhubungan dengan sebua permasalahan. Suatu masalah terjadi bila terdapat perbedaan antara apa yang ada dalam situasi kerja dan apa yang seharusnya terjadi.
 

Ada tiga gaya manajer menghadapi masalah-masalah di tempat kerja. Ketiga gaya tersebut berguna untuk manajemen sehari-hari.

•  Gaya penghindar masalah
•  Gaya pemecah masalah
•  Gaya pencari masalah
 
Gaya penghindar masalah, mengabaikan informasi yang mungkin memberi tanda adanya masalah. Beberapa manajer bertindak pasif dan tidak ingin menghadapi masalah.
 
Gaya pemecah masalah, mencoba memecahkan masalah setelah masalah itu timbul. Beberapa manajer bereaksi dalam menghadapi permasalahan yang terjadi.
 
Gaya pencari masalah, dengan aktif mencari masalah untuk dipecahkan atau kesempatan-kesempatan untuk dimasuki. Beberapa manajer proaktif dalam mengantisipasi masalah sebelum masalah timbul.
 
Pemecahan masalah dalam organisasi membutuhkan dua bentuk pemikiran yakni pemikiran sistematis dan pemikiran intuitif, untuk saling membandingkan agar diperoleh keputusan yang efektif.
 
Pemikiran sistematik bersifat rasional dan analistik serta secara bertahap, memecahkan masalah yang kompleks menjadi unsure-unsur yang lebih kecil dan menentukan masalah dengan cara logis dan terintegrasi, mencari informasi untuk mempermudah pemecahan masalah. Pendekatan ini baik bila informasi sudah tersedia bersamaan dengan waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan dan menganalisanya secara cermat.
 
Pemikiran intuitif bersifat lebih spontan dan fleksible dan mungkin juga lebih kreatif. Pemikiran ini mendorong manajer untuk merespon secara imajinatif pada masalah berdasarkan pada pemikiran yang lebih cepat dan luas terhadap situasi dan cara-cara alternative yang mungkin untuk bertindak. Menyelesaikan beberapa aspek dari masalah-masalah pada waktu bersamaan melompat dengan cepat dari satu hal ke hal lain dan mempertimbangkan firasat berdasar pada pengalaman atau ide-ide spontan. Pendekatan ini baik dalam situasi tingkat ketidakpastian tinggi dan fakta-fakta terbatas.
 
•  Proses Pemecahan Masalah
 
•  Menemukan dan menentukan masalah
Mengumpulkan informasi, proses informasi dan pertimbangan yang mendalam terhadap adanya gejala masalah yang menandakan kurangnya kinerja atau kesempatan. Manajer melakukan penilaian situasi dengan tepat untuk melihat masalah sesungguhnya dari gejala masalah yang timbul
•  Membuat dan mengevaluasi alternative solusi
Setelah masalah dirumuskan dibuat beberapa alternative pemecahan masalah yang potensial. Usaha untuk mengalokasikan, menjelaskan dan mengevaluasi alternative solusi merupakan kritik untuk menyelesaikan masalah dengan sukses
•  Memilih alternative pemecahan terbaik dan melakukan cek ulang terhadap “etik”
Sebuah keputusan dibuat untuk menentukan cara bertindak terhadap masalah yang dihadapi. Keputusan yang diambil setelah dengan pertimbangan standar moral
•  Implementasi alternative terpilih
Tindakan yang diambil sebagai keputusan diimplementasikan atau diterapkan. Keberhasilan pembuatan keputusan sebagai pemecahan masalah tergantung pada informasi dan kemauan anggota organisasi melakukan kegiatan yang diperlukan atau menciptakan komitmen untuk mengimplementasikan beberapa pilihan tindakan.
•  Mengevaluasi hasil-hasil
Proses pemecahan masalahefektif sampai hasil-hasil dievaluasi untuk memastikan hasil yang diinginkan tercapai. Jika perlu dilakukan tindakan koreksi untuk menjamin pencapaian hasil yang diinginkan.
 
•  Masalah dan Pengambilan Keputusan
 
•  Masalah
Masalah timbul apabila adanay kesenjangan antara keinginan yang ditetapkan (yang diinginkan manajer) dengan keadaan yang sesungguhnya (yang dihadapi manajer). Proses pencarian masalah dimulai dari beberapa situasi :
•  Penyimpangan dari pengalaman masa lalu, jika penjualan tahun ini lebih rendah dari penjualan masa lalu, maka ada masalah dalam penjualan produk.
•  Penyimpangan dari rencana : apabila hasil yang diperoleh lebih rendah dari yang direncanakan, maka ada masalah
•  Orang lain : konsumen biasanya menjadi sumber informasi masalah yang cukup berharga
•  Lingkungan : jika pesaing sukses meluncurkan produk baru yang menjadi pesaing produk organisasi, maka timbul masalah.
 
•  Pengambilan keputusan
Pengambilan keputusan adalah pemecahan masalah dari beberapa alternative yang tersedia. Alternatif yang paling baik merupakan alternative yang memberikan kontribusi paling besar untuk pencapaian tujuan organisasi.
Pendekatan manajer terhadap pengambilan keputusan tidak selalu sama melainkan tergantung pada situasi dan kondisi. Situasi tertentu memerlukan keputusan terprogram dan situasi lain memerlukan keputusan yang tidak terprogram.
 
Jenis-jenis pengambilan keputusan :
 
•  Keputusan terprogram adalah keputusan yang diambil berdasarkan kebiasaan, peraturan atau prosedur. Keputusan terprogram biasanya digunakan untuk menghadapi masalah-masalah rutin atau masalah berstruktur, yaitu masalah baik sederhana maupun kompleks yang umumnya dihadapi organisasi sehari-hari atau yang sudah dapat ditentukan, diramalkan dan dianalisis.
 
•  Keputusan tidak terprogram adalah keputusan untuk menghadapi masalah yang unik atau khusus. Keputusan tidak terprogram biasanya digunakan untuk masalah-masalah yang unik atau khusus atau tidak berstruktur, yaitu masalah yang tidak sering terjadi untuk mencakup suatu kebijakan atau sedemikian pentingnya sehingga memerlukan perlakuan khusus.
 
•  Kepastian, Resiko, dan Ketidakpastian
•  Kepastian : situasi yang memungkinkan manajer mampu membuat keputusan yang tepat karena seluruh hasil alternative sudah diketahui.
•  Resiko : kondisi-kondisi yang membuat pengambil keputusan mampu memperkirakan kemungkinan hasil tertentu dari keputusan tersebut.
•  Ketidakpastian : situasi dimana pengambil keputusan tak memiliki perkiraan probabilitas yang pasti atau masuk akal.
 
Jika informasi yang diperoleh manajemen tidak cukup akurat dan dapat dipercaya dan konsekwensi keputusan dapat diperkirakan dengan jelas, maka manajer menghadapi kondisi kepastian. Konsep probabilitas sering digunakan untuk menjelaskan konsep resiko.
 
•  Pendekatan Rasional dalam Pengambilan Keputusan
Proses pengambilan keputusan adalah rangkaian delapan langkah yang mencakup identifikasi masalah, memilih alternative hingga mengevaluasi efektivitas keputusan. Tahap-tahap dalam proses pengambilan keputusan :
 
•  Identifikasi masalah
Mengidentifikasikan kesenjangan antara keadaan nyata dengan keadaan yang dikehendaki. Contoh : Perusahaan XYZ memerlukan kendaraan operasional baru.
•  Identifikasi kriteria keputusan
Kriteria yang mendefinisikan apa yang relevan dalam keputusan.
Contoh : harga, interior comfort, durability, repair record, performance, handling
•  Alokasi bobot ke criteria
Karena tidak semua criteria sama penting, maka manajer harus memberi bobot. Bobot 10 artinya criteria tersebut merupakan criteria terpenting.
•  Penyusunan alternatif
•  Analisis alternatif
•  Pemilihan alternatif
Alternatif yang terbaik yang menghasilkan angka tertinggi dalam langkah ke-5 harus dipilih
•  Implementasi alternatif
Penyampaian keputusan kepada orang-orang yang terpengaruh dan mendapatkan komitmen mereka atas keputusan itu.
•  Evaluasi efktivitas alternative
Menilai apakah hasil keputusan dapat menyelesaikan masalah atau tidak.
 
•  Alternatif Pendekatan Rasional


"Data kuliah" ini dibuat untuk memberikan kepuasan kepada orang-orang yang haus akan ilmu. Jika kamu orangnya, silahkan menikmati web ini dengan mendownload tutorial dan bahan-bahan kuliah lainnya.

Kamu juga bisa menikmati pembelajaran Online melalui Data Kuliah Online dan Belajar TOEFL Online
Thx.
Best Regards: Setiawantw

Anda boleh menggunakan sumber / materi dari:

IMPLEMENTASI Strategi dan Pembuatan Keputusan BISNIS

Terima kasih jika Anda mencantumkan / melinkback halaman:

http://datakuliah.blogspot.com/2009/09/implementasi-strategi-dan-pembuatan.html

untuk bahan referensi atau Daftar Pustaka Anda dalam pembuatan karya ilmiah, karya tulis, maupun makalah.

Tapi jika anda merasa terganggu dengan linkback Datakuliah.tk karena blog ini tidak berharga bagi Anda, Anda tetap boleh meng-COPYPASTE seluruh atau sebagian artikel ini tanpa linkback, terima kasih Anda menyukai artikel di Materi Data Kuliah Gratis | Jurnal Artikel | Akuntansi | Manajemen: IMPLEMENTASI Strategi dan Pembuatan Keputusan BISNIS. Anda dapat mencari keseluruhan isi di Daftar Isi DataKuliah

4 Komentar:

antonfkip said...

sob link udah saya pasang di sidebar...makasih ya sob udah mendukung....maaf sebelumnya udah ngrepotin sobat....

Bisnis Pulsa Eranet said...

wah maksih nih mas bisa belajar jiwa kepemimpinan ... traffic sering up date aja n coba nembak keyword itu aja rahasiannya

RIZKI YUDHISTIRA said...

artikel nya bagus banget mas..
terima kasih ya mas udah mau bertukar link dengan blog sederhana saya..
tp kalau diijinkan...
bisa ngga' anchor textnya diganti dengan nama saya saja..
Rizki Yudhistira..
biar lebih akrab mas..

Koje said...

Nice.. postingan nya keren... ada powerpoint nya gak...?? atau file pdf nya...??

http://ekos06.student.ipb.ac.id

Post a Comment

Just refresh your mind..
Komentar terbuka demi kemajuan bangsa..

Permintaan modul-modul kuliah, pembahasan materi, dan materi kuliah gratis ataupun sebagainya dalam bentuk word (.doc), powerpoint (.ppt), atau slide lainnya, dapat disampaikan lewat komentar ini.
Jika saya tidak memilikinya, jangan menunggu balasan saya ya. Googling dahulu sebelum membeli.. hahaha

Ingat, orang yang maju adalah yang berpikiran terbuka terhadap masukan dan saran...
Tips Berkomentar yang baik:
Pilih Identitas Anda:

Google/Blogger : Khusus yang punya Account Blogger.

Name/URL : Jika tidak punya account blogger namun punya alamat Blog atau Website. (jika tidak punya, kosongkan saja URL-nya)

Anonim : Jika tidak ingin mempublikasikan profile anda (tidak disarankan).

Ingat nie!! Tolong bangetzzz, dilarang nyepam, hal yang berkaitan SARA dan penghinaan lainnya. Sopan santun dunia perBlogging-an tetap harus dijaga,Oce..)!!

Tukeran link ada di Tukeran Link Materi Data Kuliah

Artikel NgeTOP

DataKuliah

Komentar Teranyar

My Profile

Seseorang yang mau berbagi seputar dunia akuntansi, manajemen, blogging tips; yang nantinya dapat digunakan bagi rekan-rekan sekalian guna referensi belajar, skripsi, bahan / tugas kuliah.
Semoga dapat membantu...! Share FIRST, Take LATER..!!!
Bagi rekan yang mau mengetahui tentang saya, silakan ke halaman About Me.

  ©Updated by Download Soal dan Materi Kuliah Online | SEO Company UK | Watch Free Movies Online

TOPO