30 October 2009

Kekuatan-kekuatan Sosiokultural-Sebuah Tinjauan

KEKUATAN-KEKUATAN SOSIOKULTURAL

 

Tujuan Instruksional Khusus :

Mahasiswa setelah selesai mempelajari modul ini diharapkan mampu untuk memahami kekuatan-kekuatan sosiokultural apa saja yang mempengaruhi kegiatan bisnis internasional

 

Daftar Materi Pembahasan :

•  Estetika

•  Sikap dan Kepercayaan

•  Agama

•  Budaya material

•  Pendidikan

•  Bahasa

•  Organisasi kemasyarakatan

 

KEKUATAN-KEKUATAN SOSIOKULTURAL

Enam Nasehat Berharga Untuk Melakukan Bisnis Lintas Budaya

•  Lakukanlah Persiapan .

•  Perlahan-lahanlah

•  Bangkitkan Kepercayaan.

•  Memahami Pentingnya Bahasa.

•  Menghormati Budaya.

•  Memahami Unsur-unsur Budaya.

 





Kebudayaan adalah Keseluruhan kepercayaan, aturan, teknik, kelembagaan, dan barang-barang perkakas buatan manusia yang mencirikan penduduk manusia. Apabila orang-orang bekerja di dalam masyarakat dan budaya yang berbeda dari budaya mereka sendiri, masalah-masalah yang mereka hadapi berhubungan dengan seperangkat budaya akan lebih diperumit oleh sejumlah perangkat budaya yang mereka temukan dalam tiap-tiap pasar luar negerinya.

Sayangnya terlalu sering terjadi orang yang akrab hanya dengan satu pola budaya mungkin percaya bahwa mereka mempunyai kesadaran terhadap perbedaan budaya di tempat lain, padahal sebenarnya tidak demikian. Kecuali mereka memiliki kesempatan untuk melakukan perbandingan-perbandingan dengan budaya-budaya lain, mereka barangkali bahkan tidak sadar pentingnya ciri-ciri budayanya sendiri. Mereka juga mungkin tidak mengetahui kenyataan bahwa banyak masyarakat menganggap budayanya sendiri lebih unggul daripada semua budaya lainnya (etnosentrisitas).

E.T. Hall, seorang ahli antropologi terkenal, menyatakan bahwa untuk mempelajari karakteristik budaya-budaya sehingga dapat beradaptasi dengannya dapat dicapai hanya dengan dua cara: (1) menghabiskan seumur hidup di sebuah negara atau (2) menjalani suatu program pelatihan yang sangat canggih dan ekstensif yang mencakup karakteristik-karakteristik utama dari sebuah budaya, termasuk bahasa. Program dimaksud harus lebih dari sekedar penjelasan singkat mengenai kebiasaan/adat istiadat sebuah negeri, tetapi hendaknya merupakan studi mengenai apakah budaya itu dan apa yang dilakukannya, membedakan beberapa pengetahuan dari berbagai cara di mana perilaku manusia telah dilembagakan dalam sebuah negeri.

 

Budaya Mempengaruhi Semua Fungsi Bisnis

Pemasaran. Dalam pemasaran misalnya, beraneka ragam sikap dan nilai menghambat banyak perusahaan untuk menggunakan bauran pemasaran yang sama di semua pasar.

Manajemen sumber daya manusia. Budaya nasional juga merupakan kunci yang menentukan untuk mengevaluasi para manajer. Di Amerika Serikat, umumnya keberhasilan merupakan kriteria bagi pemilihan dan promosi para eksekutif, tetapi di Inggris, seorang manajer umum (general manager) Amerika mengeluh karena orang-orang dipromosikan dengan mempertimbangkan sekolah yang telah diselesaikannya dan latar belakang keluarga mereka tetapi bukan karena keberhasilannya.

Produksi dan Keuangan. Permasalahan yang dapat timbul pada bagian kepegawaian karena perbedaan sikap terhadap penguasa, merupakan variabel sosiokultural yang lain. Orang-orang Amerika Latin secara tradisional telah menganggap manajer sebagai patron (guru), tokoh otokratis yang bertanggung jawab atas kesejahteraan mereka. Ketika para manajer Amerika yang terbiasa dengan gaya kepemimpinan partisipatif dipindahkan ke Amerika Latin, mereka harus menjadi lebih otoriter, jika tidak, karyawan-karyawannya akan menganggapnya lemah dan tidak mampu, lalu mereka akan menghadapi kesulitan serius agar perintah-perintahnya dilaksanakan. Para manajer produksi menemukan bahwa sikap terhadap perubahan dapat berpengaruh serius terhadap penerimaan metode produksi baru; bahkan para bendaharawan mengetahui ampuhnya kekuatan sosiokultural. Ketika mengadakan pendekatan kepada bank-bank lokal, dengan dibekali neraca lajur yang bagus sekali, akhirnya mengetahui bahwa bank-bank itu lebih mementingkan siapa mereka daripada berapa kuat perusahaan mereka. Salah satu alasan timbulnya permasalahan keuangan Disney di Paris adalah sikap arogan dan tidak sensitif dari para eksekutif Disney terhadap budaya bisnis Eropa.

Unsur-unsur Sosiokultural terdiri dari:

•  Estetika

•  Sikap dan Kepercayaan

•  Agama

•  Budaya material

•  Pendidikan

•  Bahasa

•  Organisasi kemasyarakatan

•  Karakteristik hukum

•  Struktur politik

 

Estetika

Estetika berkaitan dengan rasa keindahan, budaya dan selera yang baik dan diungkapkan dalam seni, drama, musik, cerita rakyat dan tari-tariannya.

Sikap dan Kepercayaan

Setiap budaya memiliki seperangkat sikap-sikap dan kepercayaan yang mempengaruhi hampir seluruh perilaku manusia dan membantu membawa ketertiban kepada masyarakat dan individu-individunya. Semakin banyak yang dapat dipelajari para manajer tentang sikap-sikap kunci tertentu, semakin siap mereka untuk memahami mengapa orang-orang berperilaku seperti yang mereka perbuat, utamanya ketika reaksi-reaksi mereka berbeda dari harapan seperti yang telah dipelajari para manajer itu dalam berurusan dengan masyarakatnya sendiri.

Agama

Agama, sebuah unsur kebudayaan yang penting, bertanggung jawab atas berbagai sikap kepercayaan yang mempengaruhi perilaku manusia. Suatu pengetahuan mengenai prinsip-prinsip dasar beberapa agama besar akan memberikan pemahaman yang lebih baik mengapa sikap orang-orang begitu jauh berbeda dari satu negara ke negara lain. Etika kerja Protestan dan Konfusius adalah untuk memuliakan Tuhan dengan bekerja keras dan mempraktikkan prinsip-prinsip.

Kebudayaan material

Kebudayaan material merujuk kepada semua obyek buatan manusia dan berhubungan dengan bagaimana orang membuat benda-benda (teknologi) dan siapa membuat apa dan mengapa (ilmu ekonomi).

•  Teknologi. Teknologi suatu masyarakat adalah bauran pengetahuan yang dapat digunakan yang diterapkan masyarakat dan diarahkan kepada pencapaian tujuan-tujuan ekonomi dan budaya; Ia ada dalam beberapa bentuk di setiap organisasi budaya.

•  Dualisme teknologi. Adanya teknologi maju dan teknologi primitif dalam sistem produksi yang digunakan secara berdampingan.

•  Teknologi tepat guna. Teknologi (maju, menengah atau primitif) yang paling cocok dengan masyarakat yang menggunakannya.

•  Efek bumerang. Apabila teknologi yang dijual kepada perusahaan-perusahaan di negara lain digunakan untuk memproduksi barang-barang yang menyaingi barang-barang dari penjual teknologi itu.

 

Pendidikan

Meskipun pendidikan dalam artian yang paling luas dapat dianggap sebagai bagian dari proses belajar yang memperlengkapi seorang individu untuk mengambil tempatnya di dalam masyarakat dewasa, hampir setiap orang di budaya Euramerican (orang Eropa dan Amerika) menyamakan pendidikan dengan sekolah formal.

•  Brain drain. Perpindahan tenaga-tenaga profesional berpendidikan tinggi ke negara lain.

•  Reverse brain drain. Kembalinya tenaga-tenaga profesional berpendidikan tinggi ke negara asalnya.

 

Bahasa

Barangkali perbedaan budaya yang paling kentara dipahami oleh pendatang baru dalam bisnis internasional adalah dalam cara berkomunikasi.

•  Bahasa percakapan. Bahasa adalah kunci bagi kebudayaan, dan tanpa bahasa orang menemukan dirinya terisolasi dari semua hal, kecuali lingkaran budaya.

•  Bahasa menggambarkan budaya. Bahasa-bahasa yang diucapkan memisahkan budaya persis seperti hambatan-hambatan fisik.

•  Bahasa asing. Ketika banyak bahasa yang diucapkan terdapat dalam sebuah negara ( India dan banyak bangsa-bangsa Afrika), bahasa asing biasanya berlaku sebagai kendaraan utama untuk komunikasi lintas budaya.

 

Organisasi Kemasyarakatan

Setiap masyarakat memiliki suatu struktur atau organisasi yang pengaturan hubungan-hubungannya yang terpola mendefinisikan dan mengatur cara anggota-anggotanya berhubungan satu sama lain.

•  Pertalian keluarga. Keluarga adalah satuan dasar kelembagaan yang berdasarnya pertalian keluarga. Tidak seperti keluarga Amerika, yang pada umumnya terdiri atas orang tua dan anak-anak mereka, keluarga-keluarga di banyak negara - terutama di negara berkembang - diperluas dengan memasukkan seluruh famili berdasarkan darah dan berdasarkan perkawinan.

•  Keluarga besar. Termasuk keluarga sedarah dan keluarga karena hubungan perkawinan. Untuk perusahaan di luar negeri, keluarga besar (extended family) adalah sumber karyawan-karyawan dan koneksi bisnis. Kepercayaan bahwa orang menempatkan famili-famili mereka, walaupun jauh, bisa memotivasinya untuk membeli dari sebuah pemasok yang dimiliki oleh keponakan dari keponakannya, meskipun harganya lebih tinggi.

•  Tanggung jawab anggota. Meskipun keluarga besar adalah luas, rasa tanggung jawab setiap anggota terhadapnya adalah kuat. Inisiatif pribadi untuk bekerja berkurang ketika ia mungkin diminta untuk membagi penerimaan pribadinya dengan anggota keluarga besar yang tidak bekerja, tidak peduli apa pertalian keluarganya.

•  Asosiasi. Unit-unit sosial yang tidak berdasarkan hubungan keluarga, dikenal sebagai asosiasi oleh para ahli antropologi, bisa dibentuk berdasarkan umur, jenis kelamin atau minat yang sama.

•  Umur/usia. Para pabrikan barang-barang konsumen cukup sadar mengenai pentingnya membuat segmentasi pasar berdasarkan kelompok umur, yang sering kali mengabaikan budaya. Kenyataan ini telah memungkinkan para pemasar berhasil menjual produk-produk seperti pakaian dan rekaman pasar muda-mudi baik di negara maju maupun berkembang.

•  Gender. Pada umumnya, negara-negara yang kurang maju kurang memiliki persamaan gender dalam hal kesempatan kerja dan pendidikan. Meskipun dewasa ini, Cina menawarkan ucapan selamat hanya atas kelahiran seorang anak; kelahiran anak perempuan mengakibatkan perasaan duka.




"Data kuliah[dot]tk" ini dibuat untuk memberikan kepuasan kepada orang-orang yang haus akan ilmu. Jika kamu orangnya, silahkan menikmati web ini dengan mendownload tutorial dan bahan-bahan kuliah lainnya.

Kamu juga bisa menikmati pembelajaran Online melalui Bahan Ekonomi|Akuntansi dan Belajar TOEFL iBT
. Thanks.
Best Regards: Setiawantw
READ MORE - Kekuatan-kekuatan Sosiokultural-Sebuah Tinjauan

Dukung Antonfkip dalam Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang

Wah... Hampir saya ketinggalan mendukung bang anton..

Berhubung baru baca artikel terbarunya yang list pendukung pandeglang, saya juga mau dunx... hehe...


Ok, menurut analisis saya, terdapat beberapa kelebihan artikel dari bang antonfkip tentang Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang.

   1. Terdapat list / daftar-daftar tempat-tempat wisata di berbagai macam lokasi Pandeglang. Anda bisa melihatnya Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang.
   2. Artikel berikutnya juga membahas tentang pandeglang, sehingga hal ini membuat om google merasakan bahwa blog ini adalah blog promosi Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang.
   3. Postingannya memiliki kehandalah dalam kerapatan keywords, apalagi sekarang membuat banyak backlink dan menjalin relasi antar sesama blogger.
   4. Menjalin silaturahmi dengan sesama blogger dengan membagikan domain gratis .
   5. Blog dengan tingkat error terendah dan loading page terendah, sepengamatan saya, karena tidak ada galat/error, sehingga google dapat membacanya dengan baik.

Kekurangan artikel ini:

   1. Kepekatan keyword yang berubah-ubah dalam penilaian google, karena pada postingan Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang memiliki rentang 0-4%, hal yang hampir disukai, tapi kurang maksimal, setelah saya cek lagi, (sepengetahuan saya, tadinya 2-3%, sehingga posisinya lebih baik.
   2. Backlink yang nantinya takut dianggap oleh google sebagai spam.

Saran untuk bang anton seo Motivation blog, kerapatan keyword di jadikan 1%-3%... Menurut pengalaman saya... hehe... Cuma saran, ga tau bener atau nggak...


Ok, dukung Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang.

Sukses selalu.

NB:
Ow, ya, sekedar info. Postingan ini memiliki kerapatan keyword sebesar:0-3%
READ MORE - Dukung Antonfkip dalam Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang

Jawaban Grant Wood Corporation Laporan Arus Kas Method

Jawaban Grant Wood Corporation:

 
 
Subtotal
Total
Cash Flows from Operating Activities
 
 
Net Profit
 
55.000
Adjustment to reconciliate Net Income for Cash Flows from O.A:
 
 
Loss on Sales of Equipment
2.000
 
Deprec.Building
4.000
 
Deprec.Equipment
9.000
 
Amortization
2.500
 
Add of C.A
(29.000)
 
Add of C.L
13.000
 
 
 
1.500
Cash Flows from O.A
 
56.500
 
 
 
Cash Flows from I.A
 
 
Upgrading for Building
(27.000)
 
Investing (L.T.I) C/S
(16.000)
 
Sales of Equipment
10.000
 
Cash Flows used by I.A
 
(33.000)
 
 
 
Cash Flows from F.A
 
 
Issuing of B/P
50.000
 
Cash Dividend Paid
(30.000)
 
Purchase of T/S
(11.000)
 
 
 
9.000
Increase in Cash
 
32.500
 
READ MORE - Jawaban Grant Wood Corporation Laporan Arus Kas Method

Soal dan Jawaban Metode Laporan Arus Kas-Cash Flows

Laporan Arus Kas

 

Neraca Grant Wood Corporation pada akhir tahun 2001 mencakup pos-pos berikut:

 
Aktiva Lancar
$235.000
 Kewajiban Lancar
$ 150 .000
Tanah
$ 30 .000
 Hutang Obligasi
$ 100 .000
Bangunan
$ 120 .000
 Saham Biasa
$ 180 .000
Peralatan
$ 90 .000
 Laba ditahan
$ 44 .000
Akum.Peny.-Bangunan
($ 30 .000)
 
 
Akum.Peny.-Peralatan
($ 11 .000)
 
 
Paten
$ 40 .000
 
 
Total
$474.000
 Total
$474.000
 

Informasi berikut juga tersedia untuk tahun 2002:

1. Laba bersih adalah $ 55 .000.
2 . Peralatan (yang berharga pokok $ 20 .000 dan akumulasi penyusutan sebesar $ 8 .000) dijual dengan harga $ 10 .000.
3 . Beban penyusutan atas bangunan adalah $ 4 .000 dan atas peralatan adalah $ 9 .000.
4 . Amortisasi paten adalah $ 2 . 500 .
5 . Aktiva lancar selain kas naik sebesar $ 29 .000. Kewajiban lancar naik $ 13 .000.
6 . Penambahan atas bangunan telah diselesaikan dengan biaya $ 27 .000.
7 . Investasi jangka panjang dalam saham dibeli dengan harga $ 16 .000.
8 . Hutang obligasi senilai $ 50 .000 telah diterbitkan.
9 . Dividen tunai sebesar $ 30 .000 telah diumumkan dan dibayarkan.
10 . Saham treasuri dibeli dengan biaya $ 11 .000.
 
 
a . Buatlah laporan arus kas untuk tahun 2002.
b . Buatlah laporan neraca per 31 Desember 2002.
 
Tanah, Bangunan dan peralatan: fixed assets
READ MORE - Soal dan Jawaban Metode Laporan Arus Kas-Cash Flows

28 October 2009

Teori Perdagangan International - Strategi Nasional ke International

Mengenai Teori Perdagangan Internasional yang kita perlu ketahui, penting untuk kita telusuri secara lebih mendalam mengenai organisasi internasional, strategi memasuki pasar internasional. Tapi sebelum membaca ini, penting untuk membangun fondasinya berupa mempelajari tentang ruang lingkup internasional.


Teori Perdagangan Internasional

 


Tujuan Instruksional Khusus :
Mahasiswa setelah selesai mempelajari modul ini diharapkan mampu untuk memahami teori-teori yang berusaha menerangkan mengapa barang-barang tertentu diperdagangkan secara internasional
 
Daftar Materi Pembahasan :
•  Keuntungan Memahami Teori Ekonomi
•  Merkantilisme
•  KeunggulanAbsolut
•  Keunggulan Komparatif
•  Teori-teori lain
 
 

 
TEORI PERDAGANGAN INTERNASIONAL
 
Jika sebuah negara asing dapat memasok kita dengan komoditas yang lebih murah daripada yang dapat kita buat sendiri, lebih baik membelinya dari mereka dengan beberapa bagian dari industri kita sendiri, yang dilakukan dengan cara di mana kita memiliki beberapa keunggulan.”
(Adam Smith, The Wealth of Nations )

 

Keuntungan Mengetahui Teori Ekonomi

Ketika pemerintah baru Chile diambil alih dari rezim Salvador Allende yang Marxist, perekonomian negara itu berada dalam keadaan kacau. Inflasi berjalan lebih dari 1.000 persen setahunnya, dan beban utang luar negeri negara sama sekali tidak dapat dikelola. Pemerintah sebelumnya telah mengikuti kebijaksanaan banyak negara berkembang pada waktu itu-sangat terlibat dalam perekonomian. Keterlibatan tersebut mencakup membebankan pajak pendapatan yang tinggi atas impor. Untuk melindungi industri lokal, mengenakan bea masuk yang tinggi atas sektor swasta untuk memperoleh dana bagi investasi yang diarahkan pemerintah, dan pemberian subsidi yang sangat besar untuk industri-industri tertentu.
Mengetahui bahwa perubahan-perubahan drastis harus dilakukan, pemerintah baru menunjuk sekelompok ahli ekonomi konservatif Chile untuk merancang program baru. Dikenal sebagai Chicago Boys karena lulusan Universitas Chicago, mereka adalah para pengikut ajaran pasar bebas dari profesor ekonominya dan pemenang hadiah Nobel Milton Friedman.
Isi program Chicago Boys itu dan dampaknya atas bisnis tidak mengejutkan seorangpun yang memiliki pengetahuan teori ekonomi. Nyatanya, banyak dari apa yang mereka usulkan berdasarkan atas teori keunggulan komparatif. Salah satu di antara reformasi mereka yang terpenting adalah mengurangi pajak impor, yang besarnya 1.000 % menjadi level dasar 10% . Tindakan ini memaksa Chile untuk menjadi sebuah perekonomian pasar bebas di mana para pabrikan dan pengembang harus bersaing di pasar-pasar dunia untuk bertahan dalam bisnisnya. Pajak impor yang lebih rendah juga mengurangi biaya impor peralatan modal, yang mendorong investasi bisnis.
Direktur Utama pabrik alat-alat terbesar di Chile , yang industrinya telah dilindungi dari persaingan asing dengan pajak impor (bea masuk) 1.000 persen, memberikan pendapatnya mengenai program baru tersebut: “Biasanya kami memiliki 5.000 pekerja dan produktivitas tahunan hanya $9.000 per pekerja. Sekarang kami punya 1.860 pekerja dan produktivitas per pekerja $43.000, dan akhirnya kami memperlihatkan suatu keuntungan”.
Namun ada kerugian dengan menurunnya bea masuk proteksionis yang tinggi. Walaupun pembuat peralatan terkemuka tersebut mampu bersaing setelah kehilangan proteksi impornya, sejumlah pembuat peralatan lokal lainnya terpaksa bangkrut ataupun mengontrakkan operasi mereka. “Kami akan kehilangan sebagian besar industri peralatan kami,” aku Alvaro Bardon, seorang Chicago Boys berusia 37 tahun, yang kemudian mengepalai Bank Central Chile.
Kunci kedua reformasi adalah privatisasi sistem pengamanan sosial negeri itu oleh ahli ekonomi yang berpendidikan Amerika lainnya (seorang Doktor dari Harvard) yaitu Menteri Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial. Menurut ahli ekonomi Sebastian Edward dari UCLA, privatisasi ini mengakibatkan kenaikan tabungan nasional dari 10 % pada tahun 1986 menjadi 29 % pada tahun 1996. Hal ini mengakibatkan suku bunga yang lebih rendah, membuat pinjaman untuk investasi menjadi lebih murah.
Seberapa berhasilkah ukuran-ukuran pasar bebas yang diambil oleh pemerintah tersebut? Eskpor tentu saja meningkat, dari 14% dari Produk Domestik Bruto tahun 1980 menjadi 29% pada tahun 1995. Tidak hanya perusahaan-perusahaan Chile mengekspor lebih banyak, tetapi mereka juga menanamkan modal lebih banyak dalam usaha-usaha di luar negeri, sekurang-kurangnya $3 miliar dalam empat tahun terakhir. Investasi-investasi tersebut meliputi toko-toko serba ada di Paraguay, perusahaan listrik di Argentina dan Peru, kereta api di Bolivia, pabrik botol Coca-Cola di Brazilia, dan bank-bank di Peru, Bolivia dan Argentina. Produk Domestik Bruto Chile tumbuh dengan tingkat 6% setahun dari 1980 sampai 1995, tingkat tertinggi di kawasan itu. Negeri ini memiliki GNP bruto perkapita $4.160 yang daya belinya sama dengan $9.520.
Dalam index of Economic Freedom tahun 1997, sebuah survei global yang dilakukan oleh Heritage Foundation, sebuah tangki pemikir Washington, dan The Wall Street Journal, Chile berada di peringkat ke 22 dalam daftar 150 negara. Faktor-faktor dalam survei itu adalah kebijaksanaan perdagangan, kebijaksanaan pajak, konsumsi pemerintah dari kelurahan ekonomi, kebijaksanaan moneter, dan investasi luar negeri, perbankan, upah dan pengendalian harga, hak-hak kekayaan, regulasi dan ukuran pasar gelap. Chile memiliki perekonomian yang paling bebas di Amerika Latin, terutama sebagai akibat kemajuan dalam penurunan hambatan-hambatan perdagangan dan pengurangan pengendalian harga.
Program ekonomi yang dilakukan oleh para ahli ekonomi Chile merupakan aplikasi praktis dari dasar teori perdagangan internasional-hukum keunggulan komparatif. Perhatikan pendidikan kepala Bank Sentral Chile. para ahli ekonomi biasanya ditemukan di dalam pemerintahan sebagai pengambil keputusan dan penasihat para pemimpin pemerintahan di seluruh dunia. Apabila mereka memiliki pengaruh kuat tertentu dalam urusan pemerintahan, mereka sering kali dijuluki dengan nama-nama yang direndahkan seperti “ Chicago Boys ” di Chile, “ Technicos ” di Meksiko, atau “Berkeley Mafia” (para ahli ekonomi yang memperoleh pendidikan di Universitas California-Berkeley) di Indonesia.
 

Teori Perdagangan Internasional

Mengapa bangsa-bangsa berdagang? Pertanyaan tersebut dan soal yang sama pentingnya tentang memprediksi, komposisi dan volume barang-barang yang diperdagangkan, merupakan apa yang berusaha dijelaskan oleh perdagangan internasional. Adam Smith, yang geram melihat intervensi pemerintah dan pengendalian baik atas perdagangan domestik maupun luar negeri, menerbitkan An Inguiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations (1776), di mana ia mencoba menghancurkan falsafah penganut Merkantilisme.
 
1. Merkantilisme
Merkantilisme, falsafah ekonomi bahwa adalah penting bagi kesejahteraan sebuah negara untuk mengakumulasi persediaan logam-logam berharga. Hal ini, dalam pandangan penganut merkantilisme, merupakan satu-satunya sumber kesejahteraan. Karena Inggris tidak memiliki pertambangan, para merkantilis cenderung ke perdagangan internasional untuk memasok emas dan perak. Pemerintah membuat kebijaksanaan ekonomi yang mempromosikan ekspor dan mengurangi impor, mengakibatkan surplus perdagangan yang harus dibayar dengan emas dan perak. Larangan-larangan impor seperti bea masuk mengurangi impor, sementara subsidi pemerintah kepada eksportir meningkatkan ekspor. Tindakan-tindakan ini menciptakan surplus perdagangan. Dalam akunting neraca pembayaran, ekspor yang membawa dollar ke negara ini disebut positif , tetapi impor yang menyebabkan dollar mengalir keluar diberi nama negatif.
 

2. Teori Keunggulan Absolut

Adam Smith menyatakan bahwa kekuatan-kekuatan pasar yang seharusnya menentukan arah, volume dan komposisi perdagangan internasional, bukan melalui pengendalian pemerintah. Dia beralasan bahwa dalam perdagangan yang bebas dan tidak diregulasi, masing-masing negara akan mengkhususkan diri dalam memproduksi barang-barang yang dapat diproduksinya dengan lebih efisien (memiliki suatu keunggulan absolut, baik alamiah maupun yang diperoleh). Sebagian barang-barang tersebut akan diekspor untuk membayar impor barang-barang yang dapat diproduksi lebih efisien di tempat lain. Smith menunjukkan dengan contoh mengenai keunggulan absolut bahwa kedua negara akan memperoleh keuntungan dari perdagangan.
Misalkan ada persaingan sempurna dan tidak ada biaya-biaya transportasi di dunia dengan dua negara dan dua produk. Diasumsikan (1) satu unit input faktor produksi (kombinasi tanah, tenaga kerja dan modal) dapat memproduksi beras dan mobil di Amerika Serikat dan Jepang, (2) masing-masing negara memiliki 2(dua) unit input yang dapat digunakannya untuk memproduksi baik beras maupun mobil , dan (3) masing-masing negara menggunakan satu unit input faktor produksi untuk memproduksi tiap-tiap produk . Apabila tidak ada negara yang mengimpor atau mengekspor, jumlah-jumlah yang ditunjukkan dalam tabel juga merupakan apa yang tersedia bagi konsumsi lokal. Keluaran total dari kedua negara adalah 4 ton beras dan 6 mobil.

Tabel 1.Produksi per unit Faktor Produksi(Tenaga Kerja) per periode waktu

Negara/Komoditas
AS
Jepang
Jumlah
Beras (ton)
3
1
4
Mobil (unit)
2
4
6
 
 
Total
10
 
Di Amerika Serikat, tiga ton beras atau dua mobil dapat diproduksi dengan satu unit input. Karenanya, tiga ton beras harus mempunyai harga yang sama dengan dua mobil. Tetapi di Jepang, karena hanya satu ton beras yang dapat diproduksi dengan unit masukan yang dapat memproduksi empat mobil, maka satu ton beras seharusnya memiliki biaya sebanyak empat mobil.
Amerika Serikat mempunyai keunggulan absolut (absolute advantage) dalam produksi beras (tiga banding satu), sementara keunggulan absolut Jepang berada dalam pembuatan mobil (empat banding dua). Apakah setiap orang di manapun akan memberikan kepada pembuat mobil Jepang lebih banyak daripada satu ton beras untuk empat mobil? Menurut contoh ini, semua produsen beras Amerika seharusnya demikian karena mereka dapat memperoleh hanya dua mobil untuk tiga ton beras di negaranya. Demikian pula, para pembuat mobil Jepang, sekali mereka mengetahui bahwa mereka dapat memperoleh lebih dari satu ton beras untuk setiap empat mobil di Amerika Serikat, mereka akan berkeinginan untuk memperdagangkan mobil Jepang dengan beras Amerika.
Spesialisasi tiap negara. Misalnya tiap negara memutuskan akan menggunakan sumber-sumbernya hanya untuk memproduksi produk yang lebih efisien. Tabel berikut ini memperlihatkan keluaran masing-masing negara. Perhatikan bahwa dengan kuantitas unit masukan yang sama, keluaran total sekarang lebih besar.
Tabel 2. Spesialisasi Produksi
Negara/Komoditas
AS
Jepang
Jumlah
Produksi Beras
6
0
6
Produksi Mobil
0
8
8
 
 
 
14
 
 
Syarat-syarat perdagangan yg menguntungkan.
Dengan spesialisasi, sekarang produksi total kedua barang itu lebih besar. Tetapi untuk mengkonsumsi kedua produk, kedua negara itu harus memperdagangkan sebagian surplus mereka. Apa pembatasan-pembatasan apabila kedua negara ingin berdagang? Jelas, pembuat mobil Jepang akan mem-perdagangkan sebagian mobil mereka dengan beras apabila mereka dapat mem-peroleh dari satu ton beras yang mereka peroleh untuk empat mobil di Jepang. Demikian pula, petani beras Amerika akan memperdagangkan beras mereka dengan mobil-mobil Jepang apabila mereka memperoleh satu unit mobil dengan harga kurang dari 1,5 ton beras di Amerika Serikat. Apabila kedua negara menggunakan kedua pembatasan perdagangan sehingga masing-masing sama-sama memperoleh keuntungan dari perdagangan, mereka akan menyetujui jual beli 1,25 ton beras untuk sebuah mobil ( Term of Trade International ). Keduanya akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi jika AS menjual 5 ton beras ke Jepang maka masing-masing sekarang memiliki kuantitas sebagai berikut:
 
 
Negara/Komoditas
AS
Jepang
Produksi Beras
1
5
Produksi Mobil
4
4
 
 
 
 
 
Keuntungan laba dari spesialisasi dan perdagangan. Karena tiap negara melakukan spesialisasi dalam memproduksi produk yang dapat dilakukan dengan lebih efisien dan kemudian memperdagangkan kelebihannya (surplusnya) dengan barang-barang yang tidak dapat diproduksi seefisien itu, keduanya memperoleh keuntungan sebagai barikut:
 
Negara
AS
Jepang
Produksi Beras
-2
4
Produksi Mobil
2
0
 
Tentu saja, kedua negara memiliki keuntungan dengan berdagang. Tetapi bagaimana jika sebuah negara memiliki suatu keunggulan absolut dalam memproduksi keduanya, baik beras maupun mobil? Apakah akan terdapat basis untuk perdagangan?
 
3. Teori Keunggulan Komparatif
Pada tahun 1817 David Ricardo memperlihatkan bahwa meskipun sebuah bangsa memegang keuggulan absolut dalam produksi dua barang, kedua negara masih dapat berdagang dengan keunggulan bagi masing-masing sepanjang bangsa yang kurang efisien, efisiennya di dalam memproduksi kedua barang itu.
Marilah kita mengubah sedikit contoh pertama sehingga sekarang Amerika Serikat memiliki keunggulan absolut dalam memproduksi kedua beras dan mobil. Perhatikan bahwa dibandingkan Amerika Serikat, Jepang kurang efisien dalam pembuatan mobil daripada dalam memproduksi beras. Karenanya ia memiliki keunggulan relatif, atau keunggulan komparatif, menurut Ricardo, dalam memproduksi mobil.
 
Komoditas Amerika Serikat Jepang Jumlah
 


Ton beras 6 3 9
Mobil 5 4 9
 
 
Masing-masing negara melakukan spesialisasi. Apabila masing-masing negara melakukan spesialisasi dalam apa yang dikerjakannya paling baik, keluarannya akan menjadi sebagai berikut:
 
Komoditas Amerika Serikat Jepang Jumlah
 


Ton beras 12 0 12
Mobil 0 8 8
 
Syarat-syarat perdagangan. Dalam hal ini, syarat-syarat perdagangan akan berada di antara satu ton beras untuk lima per enam mobil yang harus dibayar oleh petani Amerika di Amerika Serikat, dan satu sepertiga mobil Jepang harus dibayar oleh pembuat mobil Jepang untuk satu ton beras Jepang.
Marilah kita asumsikan bahwa para pedagang setuju atas tingkat pertukaran (kurs) satu mobil untuk satu ton beras. Keduanya akan memperoleh keuntungan dari pertukaran dan spesialisasi ini, seperti diperlihathan berikut ini:
 
Komoditas Amerika Serikat Jepang
 


Ton beras 8 4
Mobil 4 4
 
Perhatikan bahwa perdagangan ini meninggalkan Amerika Serikat dengan beberapa beras surplus dan satu mobil lebih sedikit daripada yang ia miliki sebelumnya. Jepang mempunyai lebih banyak beras dan jumlah mobil yang sama. Namun para petani beras Amerika seharusnya dapat memperdagangkan dua ton beras surplus untuk dua mobil di tempat lain. Maka hasil akhirnya akan berupa:
 
 
 
 
Komoditas Amerika Serikat Jepang
 
Ton beras 6 4
Mobil 6 4
 
Keuntungan yang diperoleh dari spesialisasi dan perdagangan. Keuntungan spesialisasi dan perdagangan yang diperoleh dalam hal ini adalah sebagai berikut:
 
Komoditas Amerika Serikat Jepang
 
Ton beras 1
Mobil 1
 
Batas kemungkinan produksi (production possibility frontiers). Kita juga dapat mengilustrasikan perolehan dari perdagangan secara grafis, dengan menggunakan batas kemungkinan produksi. Gambar 3.1 menggambarkan garis kemungkinan produksi Jepang dan Amerika dengan menggunakan biaya konstan untuk memudahkan. Kurva-kurva ini, apabila tidak ada perdagangan, juga menggambarkan kombinasi kemungkinan dari barang-barang untuk dikonsumsi. Sebelum perdagangan, Amerika Serikat mungkin memproduksi dan mengkonsumsi enam ton beras dan lima mobil (titik A), sementara Jepang memproduksi dan mengkonsumsi tiga ton beras dan empat mobil (titik A).
Dengan masing-masing negara mengadakan spesialisasi dalam produksi barang-barang di mana ia memiliki keunggulan komparatif dan memperdagangkan surplusnya dengan yang lain, kedua negara dapat mengkonsumsi pada titik B. Bidang yang diberi bayangan di bawah masing-masing kurva menunjukkan keuntungan yang diperoleh dari perdagangan.
Konsep sederhana mengenai keunggulan komparatif merupakan dasar bagi perdagangan internasional.
Perhatikan bahwa dalam contoh, kita menyebutkan sebuah unit masukan. Ini adalah versi yang lebih modern dari contoh-contoh Ricardo dan Smith, yang menggunakan hanya masukan tenaga kerja. Mereka melakukannya karena pada saat itu hanya tenaga kerja yang dianggap penting dalam memperhitungkan biaya produksi. Juga, tidak ada pertimbangan yang diberikan bagi kemungkinan
 
memproduksi barang-barang yang sama dengan kombinasi faktor-faktor yang berbeda, dan tidak ada penjelasan yang diberikan tentang mengapa biaya produksi berbeda. Barulah pada tahun 1933, Ohlin, seorang ahli ekonomi Swedia, melanjutkan pekerjaan yang dimulai oleh ahli ekonomi Heckscher, mengembangkan teori faktor pendukung (faktor endowment).
 

4. Teori Heckscher-Ohlin

Teori ini mulai dikenal publik dalam 1933 yakni sejak dipublikasikan teori ini dalam 1933. Jauh sebelumnya, teori ini dipelopori dan dirintis Eli Heckscher (guru besar kebangsaan Swedia tahun 1919).
Pandangan guru besar tersebut kurang dicatat secara baik sampai 10 tahun kemudian pandangan Heckscher dikenal luas setelah dikembangkan dan dipublikasikan Bertil Ohlin seorang murid Eli Heckscher. Setelah itu lahirlah teori perdagangan internasional dikenal dengan nama H-O theory.
Pada hakekatnya teori H-O merupakan kelanjutan dan penyempurnaan teori-teori klasik yang terdahulu. Teori H-O didasarkan suatu dalil atau pandangan bahwa suatu negara akan mengekspor komoditinya yang didukung dengan adanya faktor-faktor produksi yang berlimpah (abundant) dan murah (cheap), dan akan mengimpor komoditi yang langka jumlahnya dan di latarbelakangi dengan mahalnya faktor-faktor produksi di negara tersebut.
 

Factor Endowments

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa teori H-O merupakan kelanjutan dan penyempurnaan teori keunggulan absolut dan keunggulan komparatif dimana dua teori tersebut menganjurkan terwujudnya perdagangan bebas secara internasional atas spesialisasi dan pembagian kerja. Pada gilirannya dua teori klasik tersebut mendasarkan spesialisasi dan pembagian kerja atas teori nilai buruh.
Spesialisasi dan pembagian kerja internasional juga dianjurkan teori H-O. Akan tetapi dasarnya adalah berlimpahnya faktor produksi yang dimiliki suatu negara dan harganya murah (cheap factor price). Disini factor price menggantikan labor value dalam teori klasik.
Factor price menyangkut harga faktor-faktor produksi seperti upah untuk buruh, sewa untuk kekayaan alam dan tingkat bunga untuk balas jasa modal.
Factor Endowments adalah tersedianya faktor-faktor produksi yang mendukung (endowment) dan melandasai perdagangan internasional seperti kekayaan alam, buruh dan kapital (didukung dengan teknologi).
 

Komentar dan Pandangan

Ternyata, teori perdagangan internasional berdasarkan teori H-O belum sepenuhnya mampu menerangkan seluruh kegiatan bisnis dan perdagangan internasional. Menurut penelitian Leontief bahwa di tahun 1947, Amerika Serikat mengimpor komoditi yang sifatnya padat modal (kurang lebih 30% lebih besar dari ekspornya). Ini adalah suatu keanehan mengingat Amerika Serikat banyak memiliki modal dan teknologi. Keanehan yang ditemui Leontief dalam penelitiannya disebut Leontief paradox yang bisa dijelaskan teori H-O (sampai sekarangpun Amerika Serikat masih impor mobil).
Terdapat perdagangan komoditi secara internasional dalam industri yang sama (intra-industry trade) dimana masing-masing perusahaan yang menghasilkan produk yang sama (misalnya mobil) melakukan product differentiation (sama tetapi tidak serupa) untuk memenangkan persaingan. Gejala seperti itu juga tampaknya tidak bisa dijelaskan teori H-O.


"Data kuliah[dot]tk" ini dibuat untuk memberikan kepuasan kepada orang-orang yang haus akan ilmu. Jika kamu orangnya, silahkan menikmati web ini dengan mendownload tutorial dan bahan-bahan kuliah lainnya.

Kamu juga bisa menikmati pembelajaran Online melalui Bahan Ekonomi|Akuntansi dan Belajar TOEFL iBT
. Thanks.
Best Regards: Setiawantw
READ MORE - Teori Perdagangan International - Strategi Nasional ke International

27 October 2009

Jawaban dari Latihan Laporan Arus Kas L5-11 (Kieso Edisi 10-Jilid 1)

Cash Flows-CONSTANTINE CAVAMANLIS INC.
Cash Flows from Operating Activities
Subtotal
Total
Net Profit $44.000
Adjustment to reconciliate
Net Income for Cash Flows from Operating Activities (O.A):
Depreciation Exp. $6.000
Increase of A/R ($3.000)
Increase of A/P $5.000 $8.000
Cash Flows from O.A $52.000
Cash Flows from Investment Activities (I.A):
Purchase of Equiment ($17.000)
Cash Flows from Financing Activities (F.A):
Issuing Common Stock $20.000
Dividend Paid ($23.000)
Cash Flows used by F.A ($3.000)
Increase in Cash $32.000
Cash, 1 Jan $13.000
Cash, 31 Dec $45.000



"Data kuliah[dot]tk" ini dibuat untuk memberikan kepuasan kepada orang-orang yang haus akan ilmu. Jika kamu orangnya, silahkan menikmati web ini dengan mendownload tutorial dan bahan-bahan kuliah lainnya.

Kamu juga bisa menikmati pembelajaran Online melalui Bahan Ekonomi|Akuntansi dan Belajar TOEFL iBT
. Thanks.
Best Regards: Setiawantw
READ MORE - Jawaban dari Latihan Laporan Arus Kas L5-11 (Kieso Edisi 10-Jilid 1)

Metode Penyusunan Laporan Arus Kas-Materi Kuliah Asdos Pertemuan 4

Laporan Arus Kas (Cash Flows)

 

Metode Penyusunan Laporan Arus Kas (khusus untuk bagian Aktivitas Operasi):

•  Direct Method

•  Indirect Method

 

Cara Menyusun dengan Indirect Method:

•  Dimulai dari Net Income dari Lap. L/R

•  Ada penyesuaian Laba Bersih yaitu:

 

1.Kenaikan dan penurunan Aktiva Lancar (AL)

AL naik artinya: Kas turun

AL turun artinya: Kas naik

Tips: berbanding terbalik (tidak searah)

 

2.Kenaikan dan penurunan Hutang Lancar (HL)

HL naik artinya: Kas / Laba Bersih naik

HL turun artinya: Kas / Laba Bersih turun

Tips: berbanding lurus (searah)

 

3.Penyesuaian Akrual: Transaksi yang tidak melibatkan Kas

Contoh: Gain / Loss, Depreciation

Gain artinya: Kas turun

Losses artinya: Kas naik

Depreciation artinya mengurangi L/R, jadi Kas naik

 

 

 

 

 








"Data kuliah[dot]tk" ini dibuat untuk memberikan kepuasan kepada orang-orang yang haus akan ilmu. Jika kamu orangnya, silahkan menikmati web ini dengan mendownload tutorial dan bahan-bahan kuliah lainnya.

Kamu juga bisa menikmati pembelajaran Online melalui Bahan Ekonomi|Akuntansi dan Belajar TOEFL iBT
. Thanks.
Best Regards: Setiawantw
READ MORE - Metode Penyusunan Laporan Arus Kas-Materi Kuliah Asdos Pertemuan 4

25 October 2009

Organisasi International - 2

ORGANISASI INTERNASIONAL



Tujuan Instruksional Khusus :
Mahasiswa setelah selesai mempelajari modul ini diharapkan mampu memahami organisasi-organisasi internasional
 
Daftar Materi Pembahasan :
•  PBB
•  Bank Dunia
•  IMF
•  GATT
•  WTO
•  OPEC
 

ORGANISASI INTERNASIONAL
 
  Dengan jumlah yang sangat besar dan semakin pentingnya transaksi-transaksi internasional swasta dan pemerintah, maka tidak mengherankan jika berbagai organisasi internasional bermunculan untuk memberikan fasilitas, mengatur, mengukur atau membiayainya.
 

I. Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB)

Barangkali organisasi dunia yang paling terkenal adalah Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). PBB atau United Nation disusun dan lahir di tengah-tengah idealisme dan harapan yang timbul bersama perdamaian menyusul Perang Dunia II (1939 – 1945), telah mengecewakan banyak pendukung awalnya.
Hal ini tentu saja karena terdapat banyak peperangan yang lain, antara berbagai bangsa, koloni, provinsi, suku, dan kelompok-kelompok etnik sejak masa penuh harapan di pertingahan tahun 1940-an. Perang-perang itu berlangsung meskipun terdapat upaya-upaya perdamaian PBB dan banyak yang kehilangan harapan terhadap PBB sebagai penjaga perdamaian. Contohnya tentara Irak diusir dari Kuwait, yang telah diinvasinya, dan PBB mengawasi pemilihan umum yang jurdil dan damai di Kamboja, meskipun suatu kekuatan Kamboja yang penting, Khmer Merah memboikot pemilihan itu. Di negara bekas Yugoslavia, meskipun tentara PBB hadir di sana, pertempuran yang pahit dan ‘pembersihan etnis' terus berlangsung antara Serbia, Kroasia, dan muslim.
Semua anggota baru PBB merupakan anggota-anggota sidang umum , di mana setiap negara memiliki satu suara tanpa memperdulikan besarnya, kesejahteraan maupun kekuatannya. Sidang Umum (general assembly) adalah badan deliberatif PBB yang terdiri atas semua negara anggota, masing-masing dengan satu suara tanpa memperdulikan ukuran, kesejahteraan maupun kekuatannya. Untuk memahami perkembangan-perkembangan yang ada sekarang maupun kemungkinan masa depan PBB, perlu diperhatikan salah satu kenyataan fundamental mengenai hampir semua anggota baru adalah negara-negara miskin.
Keadaan mereka yang relatif miskin digabungkan dengan jumlahnya telah mengubah corak dan arah operasional PBB secara radikal. Perubahan-perubahan ini dinyatakan dalam banyak proyek yang ditujukan untuk meningkatkan pendapatan negara-negara kurang maju (LDC, Less Developed Countries ); adalah negara-negara dengan pendapatan per kapita yang rendah, tingkat buta huruf yang tinggi, dan sedikit industrialisasi. Diantara banyak proyek demikian adalah di bidang pendidikan, irigasi, kesehatan, pertanian, bahan baku, industrialisasi, dan ahli teknologi dari negara-negara maju (DC, Developed Countries ); adalah negara-negara dengan pendapatan per kapita yang relatif tinggi, tingkat buta huruf yang rendah dan industri yang berkembang baik. Negara kurang maju paling mampu mendesakkan pengaruhnya dalam sidang umum PBB, dimana ada satu negara satu suara tanpa peduli adanya berbagai karakteristik yang berbeda dari negara-negara itu. Badan utama lainnya dari PBB adalah Dewan Keamanan ( Security Council ); adalah Badan PBB yang terdiri atas lima anggota tetap dengan hak veto dan sepuluh anggota yang dipilih (lima tiap tahun untuk jangka waktu dua tahun). Dewan ini terdiri atas 15 anggota-lima anggota tetap dan 10 dipilih (lima tiap tahun) untuk periode dua tahun oleh sidang umum. Kelima anggota tetap itu-Republik Rakyat Cina, Prancis, Rusia dan Inggris serta Amerika Serikat-masing-masing memiliki hak veto atas sesuatu tindakan meskipun seluruh anggota lainnya memberikan suara untuk itu.
Badan-badan Khusus PBB
Kebanyakan badan-badan ini dibentuk untuk melakukan penelitian dan menerbitkan informasi dalam bidang-bidang masalah tertentu, tetapi sekarang semuanya aktif dalam memberikan bantuan kepada negara-negara kurang maju. Badan-badan khusus PBB :
•  Dana Darurat Anak-Anak Internasional PBB (UN International Children's Emergency Fund - UNICEF)
•  Organisasi Kesehatan Sedunia (World Health Organization – WHO)
•  Organisasi Bahan Makanan dan Pertanian (Food and Agricultural Organization – FAO)
•  Organisasi Pembangunan Industri PBB (UN Industrial Development Organization – UNIDO)
•  Organisasi Buruh Internasional (International Labor Organization – ILO)
•  Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya PBB (UN Education, Scientifik, and Cultural Organization – UNESCO)
•  Program Pembangunan PBB (UN Development Program)
•  Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (International Civil Aviation Organization – ICAO)
•  Serikat Telekomunikasi Internasional (International Telecomunications Union – ITU)
•  Serikat Pos Sedunia (Universal Postal Union – UPU)
•  Organisasi Meteorologi Dunia (World Meteorological Organization – WMO)
•  Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency – IAEA)
•  Dana Internasional untuk Pembangunan Pertanian (International Fund For Agricultural Development – IFAD)
•  Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan (UN Conference on Trade and Development)
•  Dana Moneter Internasional (International Monetery Fund – IMF)
•  Asosiasi Pembangunan Internasional (International Development Association – IDA)
•  Bank Internasional untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (International Bank for Recontruction and Development – IBRD)
•  Korporasi Keuangan Internasional (International Finance Corporation – IFC)
 
Ketika melihat lokasi geografis anggota-anggota tetap Dewan Keamanan-Prancis, Republik Rakyat Cina, Rusia, Inggris, dan Amerika Serikat- diketahui bahwa dua di antaranya, Prancis dan Inggris, ditambah sebagian besar Rusia, termasuk ibukotanya Moskow adalah orang eropa. Itu membiarkan Afrika dan Amerika Latin sama sekali tidak terwakili, suatu hal yang selalu dikeluhkan. Selain Jerman dan Jepang, negara-negara besar dan sedang tumbuh lainnya merasa mereka menginginkan kursi tetap; diantaranya adalah Brazilia , India dan Nigeria .
 

II. Bank Dunia

Bank internasional untuk rekontruksi dan pembangunan (IBRD) biasanya dalam publikasi mereka sendiri dan dimanapun Sebagai Bank Dunia. Kelompok Bank Dunia terdiri atas bank itu sendiri, International Finance Corporation (IFC), dan International Development Association (IDA).
 
 
•  IFC
Pinjaman keras diberikan oleh International Finance Corporation (IFC). Bank Dunia memberikan pinjaman-pinjaman keras . Ini berarti pinjamannya dengan tingkat bunga pasar yang berlaku dan hanya dijamin untuk para peminjam yang sehat untuk jangka waktu tidak lebih dari 25 tahun. Bank harus memberikan pinjaman yang relatif aman dengan jaminan yang tinggi atas pembayaran kembali karena dananya sendiri diperlukan melalui penjualan sekuritas yang harus bersaing dengan bisnis swasta dan pemerintah yang menawarkan semuanya itu.IFC adalah bankir investasi dari kelompok Bank Dunia. Cakupannya Khusus usaha-usaha resiko swasta di negara kurang maju. Tujuan IFC adalah untuk melanjutkan pembangunan ekonomi dengan mendorong pertumbuhan perusahaan produktif di negara-negara anggota, jadi melengkapi kegiatan-kegiatan Bank Dunia.
Kebijakan IFC adalah lebih menyukai usaha patungan yang memiliki beberapa modal lokal yang terikat pada permulaannya, atau sekurang-kurangnya kemungkinan modal lokal terlibat dalam waktu tertentu yang dapat ditentukan di masa depan. Tidak berarti IFC tidak akan bekerjasama dengan sumber-sumber modal di luar negara tuan rumah (negara di mana investasi dilakukan), dan terdapat banyak contoh dari kerjasama demikian. Dalam memperoleh laba di sebuah perusahaan, IFC mengambil sekuritas dalam bentuk saham (pemilikan ekuiti) atau obligasi (utang). Salah satu tujuan IFC adalah menjual sekuritas-sekuritasnya ke pasar modal lokal.
 
•  IDA (International Development Association)
IDA adalah pinjaman lunak atau Kredit dari Bank Dunia. Meskipun sama-sama menggunakan staf administrasi bank dan memberikan kredir bagi proyek-proyek yang mencakup jenis proyek yang sama di negara kurang maju seperti pinjaman-pinjaman bank, pinjaman-pinjaman lunaknya berbeda dari pinjaman-pinjaman keras bank dalam beberapa hal penting. Pinjaman-pinjaman itu memiliki jatuh tempo sampai dengan 40 tahun, dibandingkan dengan jatuh tempo 15 sampai 20 tahun dari bank. IDA dapat memberikan masa tenggang ( Grace Periods ) 10 tahun sebelum pembayaran kembali pinjaman pokok dan bunga dimulai, sementara masa tenggang Bank Dunia tidak lebih dari 5 tahun. IDA hanya membebani tiga per empat persen sebagai biaya jasa atas saldo pinjaman yang dikeluarkan ditambah setengah atas saldo yang belum diuangkan. Sebagai terbukti dari perbedaan-perbedaan ini, para peminjam dari IDA, adalah yang termiskin di antara negara-negara kurang maju yang miskin, yang memerlukan kredir untuk pembangunan proyek-proyek tetapi tidak dapat memikul beban atas perekonomian atau posisi cadangan valuta asingnya yang akan diakibatkan oleh pinjaman-pinjaman dengan persyaratan komersial yang normal. Penentuan negara mana yang memenuhi syarat sebagai cukup miskin bagi kredit-kredit IDA adalah berdasarkan pendapatan per kapita. Pendapatan per kapita maksimum untuk memenuhi syarat bagi kredit IDA adalah $765.
Tidak seperti Bank Dunia, IDA tidak dapat meningkatkan modal dalam pasar-pasar modal kompetitif dan malahan bergantung pada iuran yang disumbangkan oleh negara-negara maju dan beberapa negara kurang maju. Pada umumnya, anggota-anggota negara maju memberikan sumbangan dalam bentuk uang konvertibel; anggota-anggota negara kurang maju menyumbangkan mata uang mereka sendiri.
 
III. Dana Moneter Internasional ( International Monetary Fund – IMF)
Walaupun IMF semata-mata berurusan dengan pemerintah, kebijaksanaan dan tindakannya mempunyai dampak yang besar atas dunia usaha di seluruh dunia. Pengaruhnya bahkan dapat menjadi lebih besar. IMF didirikan pada konferensi Bretton Woods tahun 1944. Tujuan-tujuan IMF sejak waktu itu sampai sekarang adalah untuk membantu perkembangan (1) tertib pengaturan devisa, (2) mata uang yang konvertibel, (3) mempersingkat masa dan mengurangi derajat ketidakseimbangan neraca pembayaran. IMF telah melepaskan tujuan mempertahankan sistem kurs tetap. Lebih tepatnya, kewajiban mempertahankan sistem demikian tetap berada dalam Articles of Agreement (Pasal-pasal Kesepakatan), tetapi IMF tidak berdaya untuk menegakkannya dalam menghadapi situasi di mana semua mata uang utama mengambang ketimbang tetap nilainya. Melihat kenyataan, maka pasal-pasal itu diamandemen untuk mengesahkan praktek yang sebenarnya berlaku, yaitu kurs mengambang.
Pasal-pasal yang diamandemen memberi kewenangan kepada IMF untuk “melakukan penjagaan ketat ( firm surveillance ) atas kebijaksanaan kurs” para anggota. Penjagaan ketat memperkenankan IMF untuk mempengaruhi atau bahkan mendikte kebijaksanaan fiskal dan moneter dari negara-negara apabila negara-negara yang ekonominya kuat memperkenankan campur tangan demikian. Hal itu tentu saja akan meminta negara-negara anggota menyerahkan banyak kedaulatannya yang akan ditolak keras oleh banyak pemerintahan. Ada 174 negara anggota IMF ditambah kelompok 7 (G7) yang terdiri dari negara industri besar seperti Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris dan Amerika Serikat, sehingga seluruhnya berjumlah 181 negara.
 
IV. GATT ( General Agreement on Tariffs and Trade ) 1947-1995
GATT mendirikan usaha di Palais des Nations dari Liga Bangsa-bangsa lama yang digantikan oleh PBB. Palais tersebut berada di Jenewa, di mana GATT sejak saat itu mendirikan kantor pusat untuk menempatkan sekretariatnya. Perundingan-perundingan GATT untuk mengurangi tarif dan hambatan-hambatan perdagangan lainnya dilakukan dalam sesi-sesi yang disebut putaran ( round ), yang ada delapan sejak yang pertama tahun 1947 sampai putaran Uruguay (Uruguay Round) yang diluncurkan tahun 1986 di Punta del Este, Uruguay. Tujuan pokok yang ingin dicapai oleh tujuh putaran pertama adalah penurunan tarif di antara negara-negara industri, dari rata-rata 40 persen menjadi 5 persen. Seperti diketahui, tujuh putaran terdahulu telah mengurangi tarif produk industri dari 40 menjadi 5 persen dan para perunding Uruguay telah berhasil menurunkannya dengan lebih dari target mereka sepertiga lagi.
 
V. Organisasi Perdagangan Dunia ( The World Trade Organization – WTO)
Perundingan-perundingan GATT Putaran Uruguay yang berhasil, pada tanggal 1 Januari 1995 WTO menggantikan sekretariat GATT dan mulai mengatur sistem hukum perdagangan internasional. Pada bulan januari 1997, ada 129 negara anggota WTO dan 31 pemerintahan lagi yang telah mengajukan keanggotaan. Pada bulan Februari 1997, terdapat terobosan besar liberalisasi perdagangan dan investasi di kantor pusat WTO di Jenewa; 70 negara telah membuat persetujuan yang akan mencakup 95 persen bisnis telekomunikasi dunia. Persetujuan itu mengakhiri monopoli yang dijalankan pemerintah dan menghapus regulasi yang bersifat menghambat; hal itu diharapkan menurunkan biaya konsumen, membawa layanan telepon ke tempat-tempat yang masih jarang di dunia, dan meningkatkan akses ke internet dan layanan satelit.
Persetujuaan Perdagangan Regional ( Regional Trade Agreement – RTA) dapat mempergelap masa depan WTO. Sebuah komite para ahli perdagangan internasional telah mengingatkan bahwa WTO perlu mengembangkan disiplin-disiplin yang efektif dengan segera untuk menghentikan RTA memperlemah wewenangnya dan menghalangi integrasi ekonomi global.
 
VI. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak ( Organization of Petroleum Exporting Countries - OPEC)
Pada awal tahun 1960, menteri pertambangan dan hidrokarbon Venezuela dan menteri perminyakan Saudi menulis kepada perusahaan-perusahaan minyak yang beroperasi di Venezuela dan Timur Tengah, menanyakan apakah mereka berkonsultasi dengan pemerintah-pemerintah tuan rumah sebelum melakukan perubahan harga. Mereka mengadakan pertemuan pada tanggal 14 September 1960 di Bagdad.
Yang hadir dalam pertemuan itu adalah wakil-wakil Iran , Irak , Kuwait , Arab Saudi dan Venezuela . OPEC telah terbentuk dan anggota-anggota OPEC bertanggung jawab atas penentuan harga. OPEC segera mulai menguji kekuatannya dan harga minyak mulai naik. Pada akhir tahun 1973 dan awal 1974, OPEC mendemonstrasikan kekuatannya yang potensial dan sangat efektif dengan melakukan embargo minyak oleh anggota-anggota Arabnya terhadap Belanda dan Amerika Serikat, disertai kenaikan harga yang sangat tinggi bagi semua pelanggan. Menggunakan kekuatannya, OPEC meningkatkan harga-harga minyak dari sekitar $3 per barel tahun 1973 menjadi hampir $35 tahun 1980. Kenaikan harga energi yang begitu drastis telah menyebabkan resesi dan pengangguran di negara-negara pengimpor minyak, tetapi ia juga mencetuskan tindakan-tindakan konservasi dan meningkatnya eksplorasi minyak di negara-negara non-OPEC dan penelitian untuk sumber-sumber energi alternatif.


"Data kuliah[dot]tk" ini dibuat untuk memberikan kepuasan kepada orang-orang yang haus akan ilmu. Jika kamu orangnya, silahkan menikmati web ini dengan mendownload tutorial dan bahan-bahan kuliah lainnya.

Kamu juga bisa menikmati pembelajaran Online melalui Bahan Ekonomi|Akuntansi dan Belajar TOEFL iBT
. Thanks.
Best Regards: Setiawantw
READ MORE - Organisasi International - 2

23 October 2009

Maafkan Daku....?!

Judul yang aneh banget ya... Biasa bahas ttg bahan kuliah, sekarang sok puitis begitu...

hehe...

Maksudnya adalah jatah dofollow nya sudah saya nofollow - in, untuk blog ini... maaf banget...
Kalau untuk blog lain, masih ada, monggo, silahkan cek di http://belajar-toefl.blogspot.com ...

Beberapa alasan mengapa saya nofollow again:
1. Alexa mulai mengecil, pr tetap telor... wkwk..
2. Visitor yang biasa datang ke sini, biasanya tanpa link, paling2 anonim atau nama + email.
3. Mubazir.

Tapi saya lupa, yang saya nofollow hanya untuk link comment, seingat saya di template ini, ada sekitar 3-4 kata " nofollow " yang saya hilangkan, tetapi saya lupa posisinya di mana... jai, cuma untuk komentar saja ya...

Trims.









"Data kuliah[dot]tk" ini dibuat untuk memberikan kepuasan kepada orang-orang yang haus akan ilmu. Jika kamu orangnya, silahkan menikmati web ini dengan mendownload tutorial dan bahan-bahan kuliah lainnya.

Kamu juga bisa menikmati pembelajaran Online melalui Bahan Ekonomi|Akuntansi dan Belajar TOEFL iBT
. Thanks.
Best Regards: Setiawantw
READ MORE - Maafkan Daku....?!

22 October 2009

Strategi Memasuki Pasar Luar Negeri - New Wave Marketing - 2

New Wave Marketing merupakan strategi jitu merebut pasar nasional maupun internasional. Tanpa pembeli, produk kita tidak bisa merajai pasar, tentunya. Berikut adalah strategi merebut ceruk pasar versi Datakuliah.


Tujuan Instruksional Khusus :
Mahasiswa setelah selesai mempelajari modul ini diharapkan mampu untuk memahami strategi-strategi memasuki perdagangan internasional dan mengetahui alasan-alasan untuk memasuki pasar luar negeri.
 
Daftar Materi Pembahasan :
•  Latar Belakang
•  Alasan Memasuki Pasar Luar Negeri
•  Strategi Memasuki Pasar Luar Negeri
 
 


 
STRATEGI MEMASUKI PASAR LUAR NEGERI
 
Latar Belakang
Pada tahun 1990, sebuah tonggak sejarah tercapai ketika volume perdagangan internasional dalam barang-barang dan jasa-jasa yang diukur dalam dollar sekarang melampaui $4 triliun. Bahkan, hanya enam tahun kemudian mendekati $7 triliun. Volume perdagangan dunia tahun 1996 hampir 4 kali lipat dari apa yang ada pada tahun 1970. Kenaikan empat kali ekspor dunia dalam waktu hanya 26 tahun menunjukkan bahwa peluang untuk meningkatkan penjualan melalui ekspor adalah suatu strategi pertumbuhan yang dapat dijalankan. Namun pada saat yang sama, pertumbuhan ekspor negara-negara individual hendaknya merupakan suatu peringatan terhadap orang-orang bisnis bahwa mereka harus bersiap-siap menghadapi persaingan yang meningkat dari ekspor ke pasar-pasar domestik mereka sendiri.
Selain mengekspor dan mengimpor, dalam perdagangan internasional biasanya perusahaan-perusahaan internasional dalam mendirikan dan memperluas operasi-operasi luar negeri mereka melakukan investasi luar negeri. Investasi luar negeri dapat dibagi menjadi dua komponen, yaitu investasi portofolio dan investasi langsung (foreign direct investment) . Investasi portofolio adalah pembelian saham-saaham dan obligasi semata-mata untuk memperoleh laba atas dana yang diinvestasikan. Investasi portofolio luar negeri besar jumlahnya dan akan terus tumbuh dengan semakin banyaknya perusahaan-perusahaan internasional mendaftarkan obligasi dan kekayaan mereka di bursa luar negeri. Sedangkan investasi langsung adalah pembelian saham yang cukup dalam sebuah perusahaan untuk memperoleh kontrol manajemen yang signifikan. Amerika Serikat merupakan pemimpin dalam aliran masuk investasi langsung luar negeri dengan $84,6 miliar (Cina yang kedua dengan $42,3 miliar) dan arus kas keluar dengan $84,9 miliar (Inggris dengan $53,5 miliar merupakan yang kedua). Apabila sebuah negara menerima jumlah investasi asing yang cukup besar, iklim investasinya pastilah menguntungkan. Ini berarti bahwa kekuatan-kekuatan politis lingkungan luar negeri relatif menarik dan bahwa peluang untuk memperoleh laba lebih besar di sana daripada dimanapun. Salah satu alasan investasi langsung di luar negeri adalah perdagangan luar negeri lebih sedikit biaya dan resikonya. Juga, manajemen dapat memperluas bisnisnya sedikit demi sedikit daripada dengan jumlah invesatsi dan ukuran pasar yang jauh lebih besar yang diperlukan oleh suatu fasilitas produksi luar negeri.
 
Alasan Memasuki Pasar Luar Negeri
Secara garis besar, alasan memasuki pasar luar negeri adalah sebagai berikut:
•  Meningkatkan laba dan penjualan
•  Melindungi pasar, keuntungan, dan penjualan
 
Meningkatkan Laba dan Penjualan
Memasuki pasar-pasar baru. Para manajer senantiasa berada di bawah tekanan untuk meningkatkan penjualan dan laba perusahaan, dan ketika mereka menghadapi pasar yang dewasa dan jenuh di negaranya sendiri, mereka mulai mencari pasar-pasar baru di luar negara mereka. Mereka menemukan bahwa (1) PNB per kapita dan pertumbuhan penduduk yang meningkat tampaknya merupakan calon-calon yang dapat digunakan bagi operasi mereka dan (2) perekonomian beberapa negara di mana mereka tidak melakukan bisnis sedang tumbuh dengan tingkat yang cukup cepat daripada perekonomian pasar mereka sendiri.
 
Pengaturan perdagangan preferensial. Pengaturan perdagangan preferensial adalah persetujuan oleh sekelompok kecil bangsa-bangsa untuk membentuk perdagangan bebas di antara mereka sendiri sementara mempertahankan restriksi perdagangan dengan semua negara lain. Misalnya Uni Eropa, NAFTA (North American Free Trade Agreement). Fakta bahwa kebanyakan negara yang mengalami pertumbuhan penduduk dan GNP per kapita tidak perlu berarti mereka telah memperoleh ukuran yang cukup untuk menjamin invetasi oleh perusahaan internasional baik dalam (1) sebuah organisasi untuk memasarkan ekspor dari negara asal (2) sebuah pabrik pemanufakturan lokal. Untuk banyak produk, sejumlah negara tersebut masih kekurangan pasar potensial yang cukup. Akan tetapi ketika negara-negara demikian telah membuat semacam pengaturan perdagangan preferensial , pasar yang tersisa demikian jauh lebih besar daripada perusahaan-perusahaan yang seringkali membiarkan hal-hal yang sering merupakan langkah awal ekspor untuk membuat entri pasar awal mereka dengan fasilitas-fasilitas pemanufakturan lokal.
 
Pasar-pasar yang tumbuh lebih cepat. Tidak hanya pasar luar negeri yang baru sedang muncul, tetapi banyak di antaranya yang sedang tumbuh dengan tingkat yang lebih cepat daripada pasar dalam negeri. Contoh yang istimewa adalah pertumbuhan Singapura, yang memiliki 4,4 kali rata-rata pertumbuhan tahunan Amerika Serikat, dengan GNP per kapita yang sama. Meskipun demikian, karena ia merupakan pasar yang kecil, negara itu tidak akan menjadi calon bagi setiap perusahaan yang sedang mencari peluang pertumbuhan di luar negeri. Singapura menarik bagi para ekportir produk-produk mewah dan toko-toko makanan berantai seperti McDonald's, yang kebetulan telah memiliki lebih dari 50 restoran di sana.
 
Komunikasi yang lebih baik . Ini mungkin dianggap suatu alasan pendukung bagi pembukaan pasar-pasar baru di luar negeri, karena jelas kemampuan berkomunikasi secara cepat dan lebih murah dengan para pelanggan dan bawahan-bawahan melalui surat elektronik dan konferensi video, telah memberikan kepada para manajer kepercayaan akan kemampuan mengontrol operasi-operasi di luar negeri.
 
Memperoleh laba yang lebih besar. Laba yang lebih besar mungkin diperoleh baik dengan meningkatkan penerimaan total atau menurunkan biaya barang yang dijual.
 
Biaya barang yang dijual lebih murah . Menuju luar negeri, baik melalui ekspor atau dengan memproduksi di luar negeri, seringkali dapat menurunkan biaya barang yang dijual. Penjualan total yang meningkat dengan mengekspor tidak hanya akan mengurangi biaya penelitian dan pengembangan per unit, tetapi juga akan memungkinkan economies of scale .
 
Melindungi Pasar, Keuntungan, dan Penjualan
Melindungi pasar domestik . Seringkali sebuah perusahaan akan pergi ke luar negeri untuk melindungi pasar dalam negerinya.
 
Mengikuti pelanggan ke luar negeri . Perusahaan-perusahaan jasa (akuntansi, periklanan, riset pemasaran, perbankan, hukum) akan mendirikan operasi-operasi luar negerinya di pasar-pasar di mana langganan-langganan utama mereka berada, untuk mencegah para pesaing memperoleh akses kepada para pelanggan itu. Para pemasok pabrik-pabrik peralatan asli (misal pabrik baterai untuk produser mobil) seringkali mengikuti pelanggan-pelanggan besar mereka. Para pemasok tersebut memiliki keunggulan tambahan, yaitu mereka bergerak ke dalam pasar-pasar baru dengan basis pelanggan yang terjamin.
 
Menyerang pasar dalam negeri pesaing . Adakalanya sebuah perusahaan akan mendirikan operasi di negara asal pesaing utamanya dengan gagasan tetap mendudukinya dengan mempertahankan pasar itu, sehingga akan lebih sedikit energi untuk bersaing di negara asal perusahaan yang pertama. Meskipun Kodak menyatakan keputusannya untuk membuka pabrik pemanufakturan di Jepang tidak ada kaitannya dengan pesaing Jepangnya (Fuji), pengumumannya datang hanya sepuluh hari setelah Fuji memulai konstruksi fasilitas pabrik pertamanya di Amerika Serikat.
 
Segi tiga pertumbuhan . Untuk tetap kompetitif dalam menarik industri baru menghadapi upah yang meningkat, Singapura memperkenalkan konsep zona kerja sama ekonomi terlokalisasi, atau segi tiga pertumbuhan. Mereka terdiri atas kelompok negara-negara yang saling melengkapi secara ekonomi dan dekat satu sama lain secara geografis. Contohnya adalah segi tiga pertumbuhan Selatan, meliputi 30-mil yang melewati Singapura, negara bagian Johor Malaysia dan kepulauan Riau Indonesia. Singapura memperlengkapi dengan kemampuan manajemen, keuangan, transportasi dan telekomunikasi, sementara Riau dan Johor menyediakan tanah, tenaga kerja dan sumber alam. Sedikitnya 5 segi tiga pertumbuhan lainnya di Asia sedang dilembagakan.
 
Melindungi pasar-pasar luar negeri . Mengubah cara keluar negeri dari mengekspor menjadi memproduksi di luar negeri sering kali perlu melindungi pasar-pasar luar negeri.
 
Jaminan pasokan bahan mentah .Beberapa negara maju memiliki pasokan bahan mentah domestik yang cukup. Jepang dan Eropa hampir seluruhnya bergantung pada sumber-sumber luar negeri, dan bahkan Amerika Serikat bergantung pada impor untuk memenuhi lebih dari separuh kebutuhan akan aluminium, chrom, mangan, nikel, timah, dan seng. Untuk memastikan kesinambungan pasokan, pabrik di negara-negara industri sedang dipaksa melakukan investasi utamanya di negara-negara berkembang, dimana sebagian besar sumber-sumber pasokan baru ditemukan.
 
Strategi Memasuki Pasar Luar Negeri
Semua alat untuk memasok pasar luar negeri mungkin digolongkan hanya dalam dua kegiatan:
•  mengekspor ke pasar luar negeri
•  memproduksinya
 
Mengekspor
Kebanyakan perusahaan memulai keterlibatannya dalam bisnis luar negeri dengan megekspor – yaitu, menjual beberapa produksi reguler mereka di luar negeri. Metode ini memerlukan sedikit investasi dan relatif bebas resiko.
 
Pemanufakturan di Luar Negeri
Ketika manajemen memutuskan untuk terlibat dalam pemanufakturan di luar negeri, pada umumnya ada lima alternatif berbeda yang tersedia, meskipun tidak semuanya layak di negara tertentu. Alternatif-alternatif tersebut adalah:
•  Cabang yang dimiliki secara keseluruhan . Perusahaan yang ingin segera memiliki cabang di luar negeri dapat (1) memulai dari tanah sampai membangun pabrik baru, (2) mengambil alih sebuah perusahaan yang sedang berjalan, atau (3) membeli distributornya, yang berarti memperoleh jaringan distribusi yang akrab dengan produknya.
•  Usaha patungan (Joint Ventures) . Usaha patungan dapat berupa (1) badan usaha dibentuk oleh perusahaan internasional dan para pemilik lokal, (2) badan usaha yang dibentuk oleh dua perusahaan internasional untuk tujuan melakukan bisnis di pasar ketiga, (3) badan usaha yang dibentuk oleh badan pemerintah (biasanya di negara tempat investasi dilakukan) dan sebuah perusahaan internasional atau (4) kerja sama yang dilakukan antara dua atau lebih perusahaan dalam proyek yang lamanya terbatas.
•  Perjanjian lisensi . Perjanjian kontraktual di mana sebuah perusahaan memebrikan akses kepada hak paten, rahasia dagang atau teknologinya kepada perusahaan lain dengan mendapat bayaran.
•  Wara laba .Bentuk pemberian lisensi di mana sebuah perusahaan mengadakan kontrak dengan perusahaan lain untuk mengoperasikan jenis usaha tertentu di bawah nama yang dibentuk sesuai dengan aturan-aturan tertentu.
•  Pemanufakturan kontrak .Perjanjian di mana sebuah perusahaan mengadakan kontrak dengan perusahaan lain untuk memproduksi produk-produk sesuai dengan spesifikasi tetapi menerima tanggung jawab pemasaran.


"Data kuliah[dot]tk" ini dibuat untuk memberikan kepuasan kepada orang-orang yang haus akan ilmu. Jika kamu orangnya, silahkan menikmati web ini dengan mendownload tutorial dan bahan-bahan kuliah lainnya.

Kamu juga bisa menikmati pembelajaran Online melalui Bahan Ekonomi|Akuntansi dan Belajar TOEFL iBT
. Thanks.
Best Regards: Setiawantw
READ MORE - Strategi Memasuki Pasar Luar Negeri - New Wave Marketing - 2

21 October 2009

KomBis #3 - $Komunikasi Dalam $ORganisasi BiSniS$$

KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI BISNIS


A. HUBUNGAN KOMUNIKASI ORGANISASI BISNIS
Secara umum, komunikasi memiliki dua fungsi penting dalam organisasi yaitu: (1) komunikasi memungkinkan pertukaran informasi, dan (2) komunikasi membantu menghubungkan berbagai orang yang ada dalam sebuah organisasi (Curtis et al., 1996). Atas dasar itu dapat disimpulkan bahwa organisasi membutuhkan komunikasi untuk mencapai tujuannya.


Telah diketahui bersama bahwa kegiatan dalam sebuah organisasi bisnis (perusahaan) sangatlah banyak dan variatif. Berikut ini beberapa contoh kegiatan dalam organisasi bisnis yang dihubungkan dengan pertukaran informasi.
a. Penetapan Tujuan Bisnis (Perusahaan)
Penetapan tujuan perusahaan biasanya merupakan sebuah proses yang melibatkan seluruh tim manajemen perusahaan dalam sebuah diskusi pada sebuah rapat bisnis. Dalam proses ini dapat dipastikan terjadi banyak pertukaran informasi.
b. Pembuatan dan Pelaksanaan Keputusan
Sebuah keputusan yang dibuat oleh seorang manajer biasanya didasarkan atas berbagai informasi yang diterimanya. Artinya dalam membuat sebuah keputusan terjadi pertukaran informasi. Selanjutnya, setelah keputusan dibuat, keputusan ini perlu disampaikan kepada pihak-pihak yang berhubungan dengan isi keputusan tersebut untuk dilaksanakan dan hal ini berarti terjadi lagi pertukaran informasi.

c. Penilaian Kinerja
Berbagai kinerja dalam bisnis (perusahaan) seperti kinerja karyawan, kinerja keuangan, kinerja produksi, dan tentu saja kinerja perusahaan secara keseluruhan, perlu dinilai (dievaluasi) dan selanjutnya digunakan sebagai masukan untuk menyusun berbagai rencana di berbagai unit di dalam perusahaan tersebut. Dalam kegiatan penilaian (evaluasi) tersebut diperlukan berbagai informasi. Atas dasar itu dapat disimpulkan bahwa pertukaran informasi dibutuhkan agar perusahaan dapat melakukan penilaian terhadap berbagai kinerja.
d. Perekrutan dan Pengembangan Karyawan
Ketika perusahaan membutuhkan karyawan ataupun menambah karyawan yang telah ada maka perusahaan harus melakukan perekrutan (recruitment) dan kegiatan ini menimbulkan pertukaran informasi antara calon karyawan dan perusahaan. Selanjutnya, setelah karyawan diputuskan untuk diterima di perusahaan maka perusahaan biasanya melakukan berbagai pelatihan agar karyawan dapat menyelesaikan tugas-tugas yang diamanatkan kepadanya. Pemberian pelatihan dikenal dengan istilah pengembangan (development) karyawan dan dalam kegiatan ini sangat banyak terjadi pertukaran informasi.
e. Pelayanan kepada Pelanggan
Dalam era pemasaran yang berorientasi kepada pelanggan, maka istilah customer service (pelayanan pelanggan) merupakan sesuatu yang niscaya. Kegiatan yang tercakup dalam ‘pelayanan pelanggan' sesungguhnya tidak hanya terbatas kepada melayani keluhan dari pelanggan, tetapi lebih dari itu bahwa perusahaan harus mengidentifikasi apa kebutuhan dan keinginan pelanggan, melayani kebutuhan dan keinginan pelanggan tersebut, dan tetap memelihara hubungan baik (antara lain dengan membantu memecahkan masalah pelanggan yang berhubungan dengan penggunaan produk perusahaan) dengan pelanggan pasca pembelian produk perusahaan. Semua aktivitas tersebut sangat sarat dengan pertukaran informasi.
f. Transaksi dengan Pemasok dan Pemberi Pinjaman
Perusahaan memerlukan bahan baku, modal dan berbagai sumberdaya lain agar dapat menjalankan kegiatannya untuk mencapai tujuan perusahaan. Semua kegiatan tersebut memerlukan pertukaran informasi.
g. Pembayaran Pajak kepada Negara
Setiap perusahaan merupakan wajib pajak yang harus memenuhi kewajibannya membayar sesuai peraturan yang ada. Kegiatan ini tentu saja memerlukan pertukaran informasi.
 

B. POLA KOMUNIKASI ORGANISASI BISNIS
Bagaimana pola komunikasi dalam organisasi bisnis? Secara umum pola komunikasi dalam organisasi bisnis dapat dikelompokkan ke dalam dua pola yaitu pola komunikasi formal dan pola komunikasi nonformal. Pengelompokkan ini biasanya didasarkan kepada arah komunikasi yang terjadi dalam organisasi bisnis tersebut (Curtis et al., 1996).
1. Pola Komunikasi Formal
Dalam pola komunikasi formal ini biasanya dibagi atas empat bentuk, yaitu (a) komunikasi dari atas ke bawah (top-down commu-nication), (b) komunikasi dari bawah ke atas (bottom-up commu-nication), (c) komunikasi ke samping (horizontal communication), (d) komunikasi silang (diagonal communication).
a. Komunikasi dari Atas ke Bawah
Secara umum, komunikasi yang diawali oleh pimpinan kepada karyawan merupakan komunikasi ke bawah atau dari atas ke bawah. Arus komunikasi yang berawal dari atasan kepada bawahan tersebut biasanya terkait dengan wewenang dan tanggung-jawab seseorang dalam sebuah organisasi bisnis (lihat Tampilan 3.1.)
Komunikasi ke bawah memiliki lima tujuan pokok (Katz, 1994), yaitu:
1) Memberi pengarahan ataupun instruksi kerja.
2) Memberi informasi mengapa suatu pekerjaan harus dilak-sanakan.
3) Memberi informasi tentang prosedur dan praktek organisasi.
4) Memberi umpan-balik tentang pelaksanaan kerja kepada para karyawan.
5) Menyajikan informasi tentang filosofi organisasi bisnis yang dapat membantu perusahaan untuk memberi pemahaman tentang tujuan organisasi yang ingin dicapai.
Salah satu kelemahan dari komunikasi ke bawah yaitu adanya kemungkinan terjadinya penyaringan atau penyensoran informasi penting sebelum di sampaikan kepada para karyawan. Artinya, informasi yang sampai ke karyawan bisa tidak selengkap aslinya.
 

b. Komunikasi dari Bawah ke Atas
Pada prinsipnya, komunikasi yang diawali oleh karyawan kepada pimpinan merupakan komunikasi ke atas atau dari bawah ke atas (lihat Tampilan 3.2.)
Para karyawan harus melaporkan kemajuan mereka dalam penyelesaian tugas-tugas; memberitahukan tugas-tugas apa yang menyebabkan masalah bagi mereka (jika ada!); saran-saran bagi perbaikan produk ataupun perbaikan prosedur kerja; dan perasaan para karyawan mengenai segala sesuatu yang ada di perusahaan tersebut.
Para manajer memerlukan umpan balik yang akurat mengenai pesan-pesan mereka apakah telah dipahami atau bagaimana keputusan-keputusan tersebut diterima serta masalah-masalah apa yang timbul kemudian.
Salah satu kelemahan dari komunikasi ke atas adalah adanya kemungkinan karyawan hanya menyampaikan informasi yang baik saja (dikenal dengan istilah Laporan Asal Bapak Senang/ABS), sedangkan informasi yang agaknya memberi kesan negatif atau yang mungkin tidak disenangi oleh pimpinan cenderung tidak disampaikan.
 
 
c. Komunikasi ke Samping
Komunikasi ke samping atau disebut juga komunikasi horisontal adalah komunikasi yang terjadi antara unit-unit yang memiliki posisi sejajar atau setingkat dalam suatu organisasi (lihat Tampilan 3.3.).
Komunikasi horisontal biasanya digunakan untuk mengko-ordinasikan kegiatan, memecahkan masalah, menyelesaikan konflik, melakukan persuasi, memberikan informasi kepada unit yang memiliki kedudukan sejajar baik dalam satu unit (bagian) maupun antar unit, dan sebagainya.
 
d. Komunikasi Silang
Komunikasi Silang atau dinamakan juga Komunikasi Diagonal adalah antara dua tingkat yang berbeda dalam sebuah organisasi (lihat Tampilan 3.4.).
Komunikasi Silang ini terutama banyak dijumpai pada organisasi yang berskala besar yang memiliki saling keter-gantungan yang relatif cukup besar antar unit-unit dalam organisasi tersebut.
Bentuk komunikasi diagonal (silang) ini memiliki beberapa manfaat antara lain: (1) Penyebaran informasi bisa menjadi lebih cepat dibandingkan bentuk komunikasi lainnya; (2) Memberikan peluang kepada individu dari berbagai unit dalam organisasi tersebut untuk menyelesaikan masalah.
 

2. Pola Komunikasi Informal
Bagan organisasi formal dapat menggambarkan bagaimana informasi ditransformasikan dari satu unit ke unit yang lain sesuai dengan jalur hirarki yang ada. Namun dalam praktek nampaknya garis dan kotak yang tergambar dalam struktur organisasi tidak mampu mencegah orang-orang dalam suatu organisasi untuk saling bertukar informasi. Hal ini menyebabkan keberadaan jaringan komunikasi informal dalam suatu organisasi tak dapat dielakkan. Biasanya jaringan ini digunakan oleh para manajer untuk memantau karyawannya dalam melakukan tugas pekerjaan.
Dalam jaringan komunikasi informal, orang-orang yang ada dalam organisasi tanpa memperdulikan jenjang hirarki, pangkat dan kedudukan/jabatan, dapat berkomunikasi secara leluasa (lihat Tampilan 3.5.).
 

 
C. TINGKATAN KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI BISNIS
Komunikasi di dalam sebuah organisasi bisnis memiliki tingkatan atau disebut juga tingkatan kedalaman (Powell, 1969, seperti yang dikutip Curtis et al., 1996) sebagaimana nampak pada Tabel 3.1. berikut ini.
Tabel 3.1.
Tingkatan Komunikasi dan Fungsinya
No.
Tingkatan Komunikasi
Fungsi
01
Komunikasi Rutin
Menegaskan kepada orang lain
02
Pembicaraan tentang Fakta
Memberikan informasi
03
Penyampaian Opini, Kepercayaan & Nilai
Memperlihatkan kepercayaan
04
Berbagi Perasaan
Ikatan Pribadi
05
Keintiman
Penyingkapan Penuh
 
Tingkatan pertama komunikasi yaitu tingkat komunikasi yang paling dasar yang melibatkan rutinitas. Misalnya, sapaan “Bagaimana kabar Anda hari ini?” atau “Hai, apa kabar?”.
Tingkat yang kedua dalam komunikasi melibatkan ‘percakapan informasi umum'. Informasi ini tidak bersifat rahasia dan tidak membahayakan seseorang untuk membagi informasi. Dengan kata lain tidak ada risiko yang ditanggung. Misalnya, percakapan karyawan satu “Apakah Anda pernah mengoperasikan komputer untuk mengolah data statistik?”; karyawan dua “Ya, ketika saya bekerja di perusahaan konsultan”.
Tingkatan yang ketiga melibatkan penyingkapan opini, kepercayaan, dan nilai. Tingkat ini memulai proses ikatan dalam hubungan dan ini menandakan bahwa kepercayaan hadir dalam diri pengirim awal pesan. Tingkat ini adalah awal hubungan persahabatan. Dalam lingkungan bisnis, tingkat kepercayaan seperti ini merupakan hal yang penting antara penyelia dan karyawan yang menjadi bawahannya.
Mari kita simak dialog berikut:
MANAJER PENJUALAN : Anda tahu, saya prihatin akan proses peru-bahan rancangan. Saya pikir, penjualan produk kita akan lebih tertolong jika seseorang dari bagian Penelitian dan Pengembangan mendiskusikan rencana perubahan dengan kelompok penjualan kita sebelum produksi dimulai. Apakah pendapat saya ini masuk akal menurut Anda?
 
BAWAHAN (INSINYUR) : Saya mengerti apa yang Bapak katakan. Akan tetapi, menyelenggarakan rapat dapat meng-habiskan waktu aktivitas perancangan walau-pun hal itu mungkin akan sangat berguna menurut pandangan perusahaan. Apakah kelompok penjualan bersedia menyediakan waktu diskusi dengan pembahasan yang singkat?
 
Pada dialog tersebut, sang manajer penjualan membagi suatu opini dan menerima tanggapan yang pantas. Bawahan yang insinyur tersebut mengerti, tetapi berhati-hati. Sang insinyur, sebagaimana manajer penjualan, membuka suatu nilai: hal apa yang paling penting dalam perusahaan.
Selanjutnya, pada tingkatan keempat dalam komunikasi, pengekspresian perasaan dapat dilakukan secara lebih baik, suasana dijernihkan, hubungan ditegaskan, dan seterusnya. Di sini dilibatkan pembagian perasaan. Gagasan pembagian perasaan pribadi dengan orang lain dapat menjadi suatu ancaman.
Cermatilah dialog berikut:
MANAJER PENJUALAN : Amrita, silahkan masuk. Saya mengundang Anda kemari karena saya ingin Anda tahu betapa senangnya saya atas kerja Anda. Saya ingin memberitahu secara langsung kepada Anda bahwa masa percobaan kerja Anda sekarang tinggal sejarah. Saya sangat senang menerima Anda di perusahaan kami.
 
AMRITA (karyawati) : Oh, terima kasih Pak. Saya ingin Bapak tahu bahwa semua ini merupakan pengalaman yang berharga dan saya masih harus belajar lebih banyak. Saya sangat menghargai dukungan setiap orang.
Dalam dialog tersebut, sang manajer harus berkomunikasi dengan seorang karyawati. Adanya perhatian yang besar dari manajer tersebut sehingga ia perlu membagi perasaan positif kepada bawahannya.
Dan akhirnya, tingkatan kelima dikenal dengan istilah komunikasi intim atau komunikasi puncak. Pada tingkat ini seseorang dapat diajak berbagi perasaan secara akrab mengenai berbagai topik. Hubungan seperti ini biasanya jarang dijumpai dalam lingkungan kerja. Biasanya, tingkat komunikasi ini digunakan oleh pasangan suami-istri atau anggota keluarga dekat yang lain.
 
DAFTAR PUSTAKA
 
Adler, Ronald B. and Jeanne M. Elmhorst. 1996. Communicating at Work: Principles and Practices for Business and Professions. Fifth Edition. New York : McGrawH-Hill.
 
Curtis, Dan B., James J. Floyd and Jerry L. Winsor. 1996. Business and Professional Communication. (Terjemahan). Jakarta : PT. Rosda Jayaputra
 
Katz, Bernard. 1994. Turning Practical Communication into Business Power. (Terjemahan). Jakarta : PT. Pustaka Binaman Pressindo.
 
Luthans, Fred. 1973. Organizational Behavior. New York : McGraw-Hill.
 
Pace, R. Wayne and Don F. Faules. 1998. Komunikasi Organisasi: Strategi Meningkatkan Kinerja Perusahaan. (Terjemahan). Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
 
Purwanto, Djoko. 2003. Komunikasi Bisnis. Jakarta: Penerbit Erlangga.
 
Rakhmat, Jalaluddin. 1993. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
 
Robbins, Stephen P. 1996. Organizational Behavior: Concepts, Controversies, Applications. (Terjemahan). Seventh edition. Jakarta : PT. Prenhallindo.
 
Tubbs, Stewart L. and Sylvia Moss. Human Communication. (Terjemahan). Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.


"Data kuliah[dot]tk" ini dibuat untuk memberikan kepuasan kepada orang-orang yang haus akan ilmu. Jika kamu orangnya, silahkan menikmati web ini dengan mendownload tutorial dan bahan-bahan kuliah lainnya.

Kamu juga bisa menikmati pembelajaran Online melalui Bahan Ekonomi|Akuntansi dan Belajar TOEFL iBT
. Thanks.
Best Regards: Setiawantw
READ MORE - KomBis #3 - $Komunikasi Dalam $ORganisasi BiSniS$$

Artikel NgeTOP

DataKuliah

Komentar Teranyar

My Profile

Seseorang yang mau berbagi seputar dunia akuntansi, manajemen, blogging tips; yang nantinya dapat digunakan bagi rekan-rekan sekalian guna referensi belajar, skripsi, bahan / tugas kuliah.
Semoga dapat membantu...! Share FIRST, Take LATER..!!!
Bagi rekan yang mau mengetahui tentang saya, silakan ke halaman About Me.

  ©Updated by Download Soal dan Materi Kuliah Online | SEO Company UK | Watch Free Movies Online

TOPO